Cara Efektif Untuk Menentukan Waktu Terjadinya Ovulasi

Ovulasi adalah suatu proses yang terjadi di dalam siklus menstruasi wanita yaitu berupa pelepasan sel telur matang dari indung telur dan bergerak menuju ke tuba falopi untuk dibuahi oleh sel sperma. Ovulasi sering disebut juga dengan masa subur pada wanita. Ketika terjadi ovulasi maka lapisan rahim akan menebal untuk mempersiapkan sela telur yang telah dibuahi. Namun, apabila pembuahan (konsepsi) tidak terjadi maka lapisan dinding rahim dan sel telur akan meluruh sehingga menghasilkan darah menstruasi.

Ovulasi terjadi pada wanita ketika memasuki usia pubertas dan akan terus berlanjut secara rutin setiap bulan sampai berakhirnya masa subur (menopause). Ovulasi akan terhenti selama masa kehamilan. Bagi Anda yang memiliki siklus menstruasi secara teratur maka untuk menentukan waktu ovulasi sangat mudah. Waktu ovulasi biasanya 14 hari setelah hari pertama Anda menstruasi dengan siklus 28 hari.

Proses ovulasi pada wanita terjadi sejak dilepaskannya hormon LH (Luteinizing Hormone) dari otak. Hormone LH akan meningkat di dalam darah dan urin sebelum terjadinya ovulasi. Hormon tersebut akan memicu pelepasan sel telur yang telah matang dari dalam ovarium. Masa subur (ovulasi) wanita biasanya berlangsung selama 24 – 48 jam . Waktu yang paling tepat bagi sel telur untuk dibuahi oleh sperma adalah beberapa saat setelah dilepaskan menuju tuba falopi.

Ada beberapa tanda yang bisa Anda kenali untuk memastikan terjadinya ovulasi yaitu adanya cairan yang keluar dari dalam mulut rahim (servical mucus) yang bening menyerupai putih telur dan elastis. Hormon yang dikeluarkan oleh sel telur akan berubah menjadi lebih banyak dengan warna yang sedikit keruh dalam jumlah yang banyak pada awal-awal ovulasi. Kemudian ketika mendekati waktu ovulasi maka hormone tersebut berubah menjadi lebih tipis, lebih kental dan lembek.

Selain itu, waktu terjadinya ovulasi suhu badan Anda pada waktu bangun pagi meningkat. Kondisi tersebut terjadi karena adanya peningkatan hormone progesteron yang mendampingi pelepasan sel telur. Tanda lain pada waktu ovulasi yaitu sakit perut yang tidak biasa. Pada beberapa kasus, sebagian wanita mengalami sakit di perut bagian bawah sebelah kanan pada waktu terjadinya ovulasi. Rasa sakit tersebut biasanya berlangsung beberapa menit dengan intensitas ringan sampai berat.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, Anda bisa menggunakan alat tes ovulasi. Alat ini biasanya digunakan dengan menganalisis sampel urin untuk mendeteksi adanya peningkatan hormone lutein pada wanita. Hormone lutein pada wanita berfungsi untuk merangsang pengeluaran sel telur dari ovarium.

Secara umum, perkiraan masa subur adalah 14 hari sebelum menstruasi. salah satu contohnya yaitu ketika siklus menstruasi seorang wanita 30 hari maka masa suburnya yaitu pada hari ke-16. Namun ketika siklus mentruasi 27 hari maka ovulasi terjadi pada hari ke-13. Setelah mengetahui masa subur (ovulasi) maka kemungkinan untuk segera hamil sangat besar.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal serta mendukung kehamilan dengan cepat sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan yang bergizi dan berolahraga secara rutin. Semoga artikel yang penulis sajikan bermanfaat bagi Anda yang saat ini sedang mendambakan kehadiran buah hati.

Related Posts

Share This