Cara Ampuh Mengatasi Diare Pada Balita

Ketika diare pada balita menyerang, biasanya ditandai dengan si kecil yang mengalami buang air besar lebih dari 3 kalai dalam satu hari, dan memiliki fase yang berair. Nah, sebelum bunda panik dan langsung membawanya ke dokter karena fasenya berair, maka sebaiknya bunda melakukan perawatan di rumah guna mengatasi diare pada balita.

Dan di bawah ii ada beberapa cara yang bisa bunda lakukan guna mengatasi diare pada balita yang bisa di lakukan di rumah dengan cara yang mudah, yaitu sebagai berikut:

  1. Beri minum dan makan

Ketika si kecil mengalami diare, maka sebaiknya bunda jangan memberikan obat diare untuk balita tanpa adanya resep dari dokter. Bunda bisa memberikannya makan atau minum seperi memberikan ASI, memberikan kuah sup, jus buah yang segar, air kelapa serta air mineral yang bersih dari sumber yang aman, karena beberapa jenis makanan dan minuman tersebut bisa menggantikan cairan tubuh yang telah terbuang ketika si kecil BAB. Jika si kecil masih menyusu, maka bunda bisa menyusui dia sesering mungkin. Jika si kecil muntah, sebaiknya bunda tunggu sampai 10 mnit, setelah itu mulailah memberikannya minum secara perlahan.

Bukan hanya minuman, bunda juga dianjurkan untuk memberikannya makanan ketika si kecil sedang diare. Walaupun si kecil menolak, namun bunda harus tetap mengusahakan agar si kecil mau makan walaupun sedikit namun sering. Hal ini dilakukan agar si kecil bisa mendapatkan energi serta bisa membuat si kecil tidak kehilangan berat badan yang berlebihan. Dan beberapa makanan yang dianjurkan untuk di berikan kepada si kecil ketika mengalami diare yaitu makanan yang lunak, seperti bubur nasi, bubur kacang hijau, ikan atau bahkan daging yang di masak sampai lembut.

  1. Larutan oralit

Oralit merupakan kombinasi atau campuran antara garam dengan air mineral. Fungsi dari oralit ini yaitu guna membantu tubuh dalam menggantikan cairan yang hilang karena diare. Untuk anak yang masih berada di bawah 2 tahun, masih membutuhkan seperempat hingga setengah mangkuk oralit setelah ia BAB. Dan bunda bisa menggunakan ukuran mangkuk yang memiliki ukuran 125 ml. Sedangkan untuk anak yang berusia si atas 2 tahun, bunda bisa memberikan setengah hingga satu mangkuk penuh oralit.

Itulah beberapa hal yang bisa bunda lakukan ketika si kecil mengalami diare. Namun segera bawa si kecil ke dokter jika:

  1. Diare berlangsung lebih dari 2 hari
  2. Beberapa kali mengeluarkan tinja cair dalam 1 jam.
  3. Tinja yang keluar berwarna kemerahan, artinya bercampur darah.
  4. Sering muntah-muntah.
  5. Tubuh anak demam hingga lebih dari 39 derajat Celcius.
  6. Anak haus tapi menolak ketika diminta minum cairan atau air.
  7. Kedua mata cekung ke arah dalam.
  8. Tubuh sangat lemas, bahkan sampai tidak memiliki tenaga.
  9. Sering mengantuk atau tidak merespons Anda.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517