Bunga Crocus Bisa Mengobati Kanker, Benarkah?

Sebuah study yang dilakukan para peneliti menyebutkan, bahwa saat ini telah hadir ‘senjata’ baru yang bisa digunakan untuk melawan sel kanker. Senjata tersebut berupa obat yang memang dibuat dari bunga crocus, bunga yang memiliki kelopak berwarna ungu juga bagian serbuk sari yang memiliki warna kuning kemerahan. Nah, bagian dari serbuk sari dari bunga crocus inilah disebut bisa digunakan untuk menyapukan sel kanker.

Dikatakan pendiri The drug’s British, Profesor Laurence Patterson, dari Bradford University jenis obat yang memang dibuat dari jenis bunga crocus ini dipercaya mampu mengobati hampir semua jenis penyakit kanker ganas, termasuk kanker payudara, kanker usus, kanker tenggorokan, serta kanker prostat. Bahan yang digunakan untuk membuat obat yaitu colchicine, yakni ekstrak dari crocus musim semi.

Sebelumnya, bunga musim semi ini diketahui memiliki kandungan zat yang berfungsi sebagai anti bakteri, akan tetapi ternyata, kandungan tersebut terlalu beracun jika di gunakan untuk tubuh manusia. Oleh karena itu, akhirnya para peneliti menautkan bahan kimia terhadap colchicine yang memang tidak teraktivasi sampai bagian colchicine mencapai suatu daerah yang memang terkena serangan sel kanker. Setlah sampai kepada umpan, selanjutnya bahan kimia ini dihilangkan oleh enzim yang memang berada di bagian tumor tersebut.

Sehingga, kemungkinan besar obat yang diperuntukan dalam meurask sistem pembuluh darah yang memang menyuplai oksigen kepada nutrisi tumor untuk tubuh. Nah, untuk melakukan uji coba obat yang diracik untuk mengatasi kanker ini, pada akhirnya peneliti memutuskan untuk melakukan penelitian pada tikus yang memang positif terkena kanker. Dan ketika itu, diketahui satu dosis obat yang digunakan mampu menghilangkan tumor.

“Timor pada beberapa mulai hilang sedikit demi sedikit dan tidak muncul kembali gejalanya. Tidak semua namun beberapa tikus. Dan itu hanya 1 dosis di mana hal ini amat tidak biasa,” ujar Prof Patterson, demikian dikutip dari health.detik.com (12/09/2015).

Untuk waktu kedepannya, obat yang telah di racik dari jenis bunga crocus ini diharapkan mampu menyembuhkan penyakit kanker yang memang prevalensinya cukup tinggi, misalkan seperti kanker payudara, kanker servik, dan beberapa jenis kanker lainnya yang memang prevalensinya cukup tinggi, terutama di Indonesia.

“Faktor-faktor risiko kanker tidak serta merta langsung membuat orang jadi kena kanker, karena ada faktor internal seperti genetik dan juga eksternal misalnya infeksi lain yang bisa memicu sel kanker,” tutur dr Sonar.

Proses dalam mengatasi kanker di Indonesia sendiri umumnya masih menggunakan cara kemoterapi, radioterapi, bahkan untuk saat ini para medis tengah mengembangkan cara dalam mengatasi kanker yang lainnya, yaitu imunoterapi. Imunoterapi ini merupakan salah satu jenis terapi yang dilakukan untuk mengatasi kanker dengan cara memperkuat sel imun yang ada dalam tubuh dalam melawan sel-sel kanker.

Related Posts

Share This