Benarkah Ukuran Lingkar Kepala Bisa Deteksi Kesehatan Bayi?

Setelah bayi lahir biasanya dilakukan pemeriksaan terkait dengan beberapa organ tubuh dan kondisi kesehatannya. Dokter biasanya akan memeriksa tangan, kaki dan bahkan yang tak terlewatkan yaitu bentuk serta ukuran kepala bayi. Secara umum lingkar kepala bayi normal pada waktu lahir yaitu 35 cm dan bentuknya lonjong.

Perbedaan dari cara melahirkan akan menentukan bentuk kepala dari setiap bayi. Bayi yang dilahirkan secara normal biasanya akan memiliki bentuk kepala lebih lonjong jika dibandingkan dengan bayi yang melalui operasi caesar. Begitupun dengan ukuran lingkar kepala bayi akan mengalami perbedaan.

Pemeriksaan ukuran lingkar kepala balita seringkali diabaikan dan tiak mendapat perhatian dari para orantua. Padahal sebenarnya pemriksaan tersebut sangat penting guna mengetahui kesehatan si kecil. Bahkan menurut pakar kesehatan menyatakan bahwa lingkar kepala bisa mendeteksi kondisi kesehatan bayi.

Pemeriksaan kesehatan anak sebaiknya tidak hanya di fokuskan dari berat badan, tinggi badan ataupun kondisi penyakit yang menyerang anak. Disisi lain Anda juga penting untuk mendeteksi kesehatan si kecil dengan cara menentukan ukuran dari lingkar kepalanya.

Pemeriksaan lingkar kepala sangat berguna untuk mendeteksi gangguan kesehatan seperti gangguan yang terjadi pada otak si kecil. Jika terdapat kelainan maka akan lebih mudah untuk melakukan penanganan dengan tepat. Maka dari itu, prosedur pemeriksaan lingkar kepala sangat penting untuk dilakukan pada si kecil.

Banyak yang berpendapat dan menghubungkan antara lingkar kepala dengan kecerdasan seorang anak. Secara umum volume otak bayi yang baru lahir yaitu sekitar 350 gram. Nah volume otak tersebut dipengaruhi oleh ukuran atau bentuk kepala. Namun meskipun demikain hal tersebut bukanlah patokan untuk mengukur kecerdasan anak melalui ukuran dan bentuk kepala.

Setiap bayi memiliki ukuran lingkar kepala yang berbeda-beda. Ukuran lingkar kepala bayi normal yaitu sekitar 30 – 37 cm. lingkar kepala bayi akan mengalami pertumbuhan dari usia 0 -3 bulan sekitar 2 cm. menginjang usia 4 – 6 bulan maka lingkar kepala akan bertambah 1 cm setiap bulannya. Pada usia 6 – 12 bulan maka akan mengalami pertumbuhan sekitar 0,5 cm. Pertumbuhan tersebut akan terhenti ketika si kecil berusia 12 tahun.

Ukuran lingkar kepala dapat dikategorikan menjadi dua yaitu mikrosefali dan makrosefali. Dalam hal ini mikrosefali berarti ukuran kepala lebih kecil dari ukuran normal. Sedangkan untuk makrosefali lebih besar dari ukuran normalnya.

Menyikapi beberapa kondisi tersebut maka sangat penting untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis yang ahli dan berpengalaman. Pemeriksaan bertujuan untuk mencegah dan mendeteksi adanya kelainan pada bayi.

Perbedaan ukuran lingkar kepala terhadap kecerdasan berkaitan dengan volume otak. Dalam hal ini jika anak Anda memiliki lingkar kepala yang lebih kecil dari standar normal maka tidak perlu khawatir. Lakukan konsultasi dengan dokter untuk mendeteksi kesehatan si kecil.

Related Posts

Share This