Benarkah Minum Teh Saat Hamil Bisa Meningkatkan Resiko Keguguran?

Kebiasaan minum teh saat hamil baik teh biasa ataupun non-herbal seperti teh hitam, teh hijau, atau bahkan teh olong sangat tidak di anjurkan untuk di konsumsi selama kehamilan. Mengapa? Karena teh-teh jenis ini memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi.

Nah, sebagai ilustrasi, teh yang non-herbal ini memiliki kandungan sekitar 40-50 mg kafein di setiap cangkirnya. Jika ibu hamil mengkonsumsi 4-5 cangkir teh dalam satu hari, itu artinya dalam satu hari Anda memperoleh asupan sebanyak 200 mg kafein.

Berdasarkan hasil dari study divisi riset Kaiser Permanente, Northern California, ibu hamil minum teh atau ibu hamil yang mengkonsumsi kafein dalam jumlah yang lebih dari 200 mg setiap harinya, maka akan memiliki resiko yang tinggi mengalami keguguran hingga dua kali lipat besarnya jika di bandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi teh sama sekali.

Sementara itu, ada juga sebuah study yang telah di lakukan oleh National Institutes of Health menyebutkan, bahwa tidak adanya kaitan antara asupan kafein sampai 250 mg dengan terjadinya keguguran pada ibu hamil. Dan mengingat sampai saat ini masih belum adanya kesepakatan antara para ahli terkait bahaya mengkonsumsi teh untuk ibu hamil, maka setidaknya setidaknya bumil bisa membatasi asupan teh agar tidak melebihi 200 mg setiap harinya.

Penting untuk di ketahui, bahwa mengganti mengkonsumsi teh non-herbal dengan yang memiliki kandungan herbal akan sangat membantu Anda. Mengapa? Karena teh herbal hanya memiliki kandungan kafein sebesar 0,4 mh di setiap cangkirnya.

Namun ternyata, satu cangkir teh justru bisa membantu Anda dalam mengatasi morning sickness, bahkan teh juga bisa membantu Anda dalam mempersingkat waktu persalinan. Amelia Hirota, D.Ac., herbalist dan ahli akupunktur dari Phoenix Fertility Center menyebutkan, “teh herbal bisa membantu supaya tubuh tetap cukup air, pada saat kamu sedang tidak ingin banyak minum air putih.” Mengapa? Karena di dalam teh terkandung beberapa nutrisi yang sangat baik untuk kehamilan, misalkan seperti kalsium, magnesium, juga zat besi.

Penting untuk bumil ketahui, bahwa ada beberapa jenis teh herbal yang tidak aman untuk di konsumsi selama kehamilan. Misalkan seperti teh yang di khususkan untuk orang yang memiliki masalah PMS, teh untuk diet atau bahkan teh detoks. Bukan hanya beberapa jenis teh tersebut, selama kehamilan Anda juga dianjurkan untuk menghindari jenis teh black cohosh, blue cohosh, dan dong quai.

Ketika Anda terlalu sering mengalami kontraksi sewaktu hamil, maka sebaiknya Anda menghindari untuk mengkonsumsi teh herbal yang memiliki kandungan laxative. Karena berdasarkan ungkapan Laurie Green, M.D., ahli kandungan dari San Francisco, teh jenis ini sangat berbahaya di konsumsi semasa kehamilan, karena bisa meningkatkan perasaan ingin buang air kecil serta diare. “Keduanya sama-sama bisa bikin kamu mudah dehidrasi,” kata Green.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517