Benarkah Kelaparan Menjadi Penyebab Utama Busung Lapar Pada Anak?

Busung lapar atau disebut juga dengan honger oedema merupakan salah satu jenis penyakit yang umumnya terjadi di Indonesia, penyakit ini disebabkan oleh kurangnya asupan protein kronis pada anak-anak yang memang umumnya disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya yaitu kekurangan dalam memperoleh asupan gizi yang baik, anak-anak yang memang tidak memperoleh makanan yang baik bahkan anak-anak yang mungkin saja terinfeksi oleh penyakit tertentu.

Bukan hanya itu, ada juga penyebab busung lapar yang lainnya yang memang kerap kali dialami olejh orang yang menderita penyakit busung lapar, diantaranya yaitu kekurangan asupan gizi juga nutrisi yang seimbang, dan hal tersebut memungkinkan jika anak yang menderita jenis penyakit ini terkena infeksi bakteri atau bahkan virus. Atau bisa saja ia tidak memperoleh makanan juga gizi yang baik karena keadaan ekonomi keluarganya yang kurang atau bahkan tidak mampu, atau bahkan dikarenakan bencana alam yang terjadi di sekitar tempat tinggal mereka.

Bagaimana cara untuk mendeteksi jenis penyakit busung lapar? Cara yang cukup ampuh dan umum dilakukan dalam mendeteksi penyakit yang umumnya menyerang anak-anak yaitu dengan cara menimbang berat badan anak yang menderitanya secara teratur. Jika terjadi perbandingan antara berat badannya dengan usia si kecil, yang terjadi sekitar 60%, maka kemungkinan besar anak tersebut terserang busung lapar.

Cara lainnya yang bisa dilakukan untuk mendeteksi jenis penyakit ini yaitu dengan cara mengukur tinggi badan serta lingkaran lengan bagian atas, jika memang tidak sesuai dnegan standar anak yang normal, yaitu kurang dari 14 cm, maka anak tersebut bisa dinyatakan terkena penyakit busung lapar.

Jika seperti itu, bagaimana caranya mengenali tanda-tanda anak yang menderita penyakit busung lapar? Di bawah ini ada beberapa tanda anak yang menderita penyakit ini, yaitu sebagia berikut:

  1. Sangat kurus seperti tampak tulang terbungkus kulit
  2. Tulang rusuk menonjol
  3. Bagian wajahnya seperti orang tua (monkey face)
  4. Kulit keriput (jaringan lemak sangat sedikit sampai tidak ada )
  5. Cengeng/rewel
  6. Keadaan perut yang cekung bahkan sering disertai diare kronik
  7. Bagian otot yang mengecil dan menyebabkan lengan atas kurus sehingga ukuran LILA-nya kurang dari 14 cm
  8. Tidak nafsu makan
  9. Keadaan rambut yang semakin hari semakin menipis yang disertai dengan warna kemerahan menyerupai rambut jagung, bahkan sangat mudah ketika di cabut tanpa menimbulkan rasa sakit.

Itulah beberapa tanda yang sering di tunjukkan oleh anak yang menderita busung lapar. Untuk mengatasi penyakit ini, maka setidaknya anak tersebut harus di tangani terhadap akar permasalahannya, dimana tindakan preventif yang memang harus dilakukan melalui peranan penting keluarga, masyarakat, dan khususnya pihak pemerintah. Semuanya memiliki peranan yang sangat penting untuk mengatasi permasalah ini, agar tidak lagi terjadi kekurangan gizi pada generasi selanjutnya.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517