Benarkah “Gadget” Sebabkan Anak Mengalami Masalah Tulang Belakang?

Ternyata bukan hanya orang tua atau orang dewasa yang umum memiliki masalah pada bagian tulang belakang, karena nyatanya saat ini banyak anak-anak yang juga mengalami hal serupa. Dan masalah tersebut kerap kali di temukan pada sebagian besar anak yang memang terlalu sering menggunakan gadget.

Dr. Alfred Sutrisno, seorang dokter ahli bedah saraf yang merupakan seorang dokter spesialis tulang bagian belakang menyebutkan, bahwa saat ini dirinya banyak mendapatkan pasien yang usianya masih terbilang anak-anak. Dan ternyata mereka sering bermain gatget dengan posisi yang tidak tepat yang bisa menyebabkan adanya masalah pada tulang belakang mereka.

“Dulu masalah tulang belakang dibilangnya setelah usia 40 tahun, sekarang usia belasan tahun sudah mulai kena. Anak sekarang lebih banyak main komputer daripada permainan fisik. Itu bisa memperburuk kondisi tulang belakang,” ungkap Alfredo yang dikutip dari health.kompas.com  (24/8/2015).

Misalnya salah posisi dalam bermain gadget yaitu, menggunakan barang elektronik tersebut sembari tiduran atau bahkan tengkurap, salah dalam posisi duduk, posis membungkuk atau bahkan keadaan leher yang menekuk dengan tujuan untuk melihat layar gadget atau bahkan laptop. Nah, jika keadaan ini terus di biarkan, maka secara perlahan mereka pastinya akan mengalami nyeri pada bagian tulang belakang. Lebih-lebih, saat ini akan-anak bisa memegang atau memainkan gadget dengan durasi yang lama.

“Kalau anak lagi pakai komputer, misalnya karena tugas sekolah, orangtua harus aware tempat duduknya benar enggak, perhatikan posisi duduknya, harus ada waktu juga untuk relaksasi,” ungkap Alfred.

Bukan hanya itu, Dr Alfred juga menjelaskan, bahwa dengan posisi yang baik ketika bermain gadget yaitu posisi duduk dengan keadaan punggung yang tegak serta layar computer atau bahkan laptop atau bahkan handphone dengan mata yang sejajar, sehingga keadaan leher Anda atau bahkan si kecil juga tidak ada dalam keadaan yang menekuk. Bukan hanya itu, Anda sebagai orangtua juga harus membatasi waktu si kecil untuk memainkan gadget..

Bahkan Alfred juga menambahkan, ketika si kecil bermain gadget dalam waktu yang sering dan sangat jarang untuk berolahraga maka hal tersebut juga bisa menyebabkan berkurangnya sejumlah hormon yang memiliki fungsi dalam menjaga elastisitas terhadap bagian tulang belakang.

“Olahraga anak-anak atau orang Indonesia berkurang sehingga hormon yang berguna mempertahankan elastisitas bantalan berkurang. Menyebabkan gampang pecah bantalannya,” jelas Alfred.

Nah, jika keadaan bantalan elastisitas mengalami kepecahan pada bagian tulang belakang, maka hal ini bisa berakibat fatal terhadap bagian saraf yang terjepit sampai radang sendi. Oleh karena itu, pastikan si kecil melakukan posisi duduk sampai berdiri dengan benar guna menjaga kesehatan bagian tulang belakang si kecil.

Nah, itulah ulasan kami kali ini mengenai bahaya bermain gadget pada anak-anak. Agar si kecil bisa tetap sehat dengan kondisinya saat ini, maka Anda dianjurkan untuk bisa menjauhkan anak-anak dari gadget. Jikapun sudah terlanjur, maka Anda bisa membatasi penggunaan gadget pada si kecil agar masalah tulang belakang tidak di alaminya sejak dini.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517