Bed Rest dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan Ibu hamil

Bed rest atau istirahat total merupakan suatu kondisi yang mengharuskan ibu hamil untuk meninggalkan segala macam kesibukan. Hal ini berarti secara total ibu hamil harus menghabiskan sebagian besar waktunya untuk beristirahat. Banyak yang berpendapat bahwa kegiatan seperti ini adalah salah satu bagian dari terapi selama menjalani kehamilan. Dalam hal ini ibu hamil hamil harus benar-benar membatasi diri dalam melakukan aktivitas seperti pekerjaan rumah, bekerja dikantor ataupun aktivitas yang berkaitan dengan hubungan intim suami isteri.

Istirahat total selama menjalani kehamilan bukan merupakan sesuatu yang diwajibkan untuk ibu hamil. Metode seperti ini biasanya diwajibkan bagi ibu hamil yang rentan mengalami gangguan atau kehamilan yang beresiko. Salah satunya bagi ibu hamil yang sebelumnya pernah mengalami keguguran.

Efek Samping Bed Rest Bagi Ibu Hamil

Efek Samping Bed Rest Bagi Ibu Hamil

Metode bed rest yang dilakukan pada awal dan akhir kehamilan bertujuan untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin di dalam kandungan. Ibu hamil yang diharuskan untuk bed rest biasanya pernah mengalami masalah pada rahim, pernah mengalami pendarahan dan penyakit lainnya yang beresiko membahayakan kehamilan. Selain itu, bed rest juga dilakukan untuk meminimalisir terjadinya pendarahan atau keguguran akibat dari aktivitas berat selama hamil.

Sebagian dokter menyatakan bahwa bed rest kurang efektif untuk mempersiapkan proses persalinan serta bukan salah satu solusi yang efektif dalam mencegah kelahiran bayi secara prematur. Ada beberapa kalangan yang menyatakan kalau bed rest justru akan berdampak negatif bagi kesehatan ibu hamil.

Bed rest yang dilakukan oleh ibu hamil secara berlebihan akan beresiko terjadinya pembekuan darah, menurunnya kekuatan tulang dan otot-otot akan melemah. Bed rest seharusnya bukan menjadi rekomendasi utama bagi ibu hamil dalam menjaga kesehatan. Hal ini karena bed rest yang terlalu lama akan beresiko menyebabkan kejenuhan sehingga meningkatkan perasaan stres dan cemas pada ibu hamil. Inilah yang menjadi alasan bahwa bed rest bukan merupakan cara yang efektif untuk mencegah kelahiran prematur.

Beristirahat selama menjalani masa kehamilan sebaiknya tidak dilakukan secara total tanpa beraktivitas sedikitpun. Melakukan aktivitas secara normal akan memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin di dalam kandungan.

Ibu hamil bisa beraktivitas secara normal dengan batasan-batasan tertentu sehingga tidak membahayakan kesehatan dan perkembangan janin di dalam kandungan. Seperti yang kita ketahui bahwa aktif bergerak selama hamil yaitu dengan cara berolahraga khusus ibu hamil akan memberikan dampak positif dalam menjaga kebugaran dan perkembangan janin di dalam kandungan.

Berolahraga selama masa kehamilan juga akan bermanfaat untuk membantu proses persalinan supaya berjalan normal dan lancar. Hal yang paling penting untuk menjaga kesehatan ibu hamil adalah mengkonsumsi makanan yang bergizi dan rutin berolahraga dengan teknik yang benar. Keselamatan janin di dalam kandungan tidak akan terganggu apabila semua aktivitas yang dilakukan oleh ibu hamil tidak berlebihan dan masih dalam batasan yang wajar.

Related Posts

Share This