Beberapa Larangan Untuk Usia Kehamilan 6 Bulan

Mendapatkan kehamilan adalah salah satu anugerah yang paling indah dalam sebuah pernikahan. Kehadiran buah hati akan melengkapi momen bahagia dalam kehidupan. Begitu mendapatkan kehamilan maka banyak hal yang harus diperhatikan untuk menunjang tumbuh kembang janin. Selain itu, memasuki kehamilan 6 bulan ada beberapa pantangan dan larangan yang sebaiknya dihindari karena bisa membahayakan tumbuh kembang janin.

Terkadang wanita yang baru pertama kali menjalani kehamilan belum paham betul akan larangan ibu hamil yang sebaiknya dijauhi. Kondisi ini tentunya dikhawatirkan akan mengganggu tumbuh kembang janin. Diperlukan pengetahuan uintuk menjalani kehamilan yang sehat.

Berpenampilan pada waktu hamil bukan hal yang dilarang, namun Anda harus mengerti batasan dan dampaknya bagi kehamilan. Ibu hamil masih bisa berbusana sesuai trend dengan catatan aman untuk kehamilan dan tidak mengganggu kenyamanan. Lalu apa saja larangan ibu hamil 6 bulan? Berikut ini simak penjelasannya.

Berikut Ini Larangan Ibu Hamil 6 Bulan

Menggunakan Pakaian Ketat

Larangan ibu hamil 6 bulan yang pertama yaitu jangan menggunakan pakaian ketat. Jika ibu hamil menggunakan pakaian yang ketat maka hal ini akan memberikan tekanan pada janin sehingga oksigen yang diperlukan janin terhambat.

Janin juga akan kesulitan untuk bergerak bebas akibat adanya tekanan dari luar. Selain itu, pakaian ketat dikhawatirkan akan menimbulkan iritasi pada bagian kulit yang terkena pakaian ketat tersebut terutama di baian perut.

Sebaiknya selama menjalani kehamilan untuk mengenakan pakaian yang longgar dengan bahan yang bisa menyerap keringat atau tidak panas. Contohnya baju longgar dari bahan katun yang lembut dan nyaman untuk digunakan.

Memakai Sepatu Hak Tinggi

Ibu hamil sebaiknya menghindari sepatuatau sandal dengan hak tinggi. Terlebih lagi jika usia kehamilan sudah semakin membesar atau memasuki usia kehamilan 6 bulan. Penggunaan sepatu hak tinggi beresiko terhadap kesehatan dan juga keselamatan janin.

Sepatu hak tinggi yang Anda kenakan bisa memperparah pembengkakan dank ram di kaki. Selain itu, sepatu hak tinggi beresiko menyebabkan ibu hamil terjatuh saat berjalan sehingga hal ini akan membahayakan keselamatan janin.

Memelihara Binatang

Selama hamil hindari semua jenis binatang terutama binatang perliharaan yang mungkin berkeliaran di rumah seperti kucing. Jangan pernah berinteraksi dengan kucing karena hewan tersebut menngandung virus dan bakteri yang bisa menginfeksi janin didalam kandungan.

Virus apa yang ditularkan kucing dan anjing? Jenis virus yang terdapat pada hewan tersebut yaitu virus toxoplasma. Dampak buruknya yaitu menghambat tumbuh kembang janin dan beresiko cacat janin atau kelahiran secara prematur.

Pikiran Stres

Ibu hamil disarankan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.Selama menjalani kehamilan sebaiknya hindari aktivitas atau kegiatan yang bisa memicu pikiran menjadi stres. Perlu Anda ketahui bahwa ketika Anda stres maka janin akan merasakannya dan terkena dampak negatifnya.

Jalani kehamilan dengan suasana yang menyenangkan. Jauhi segala bentuk hal yang bisa memicu stres dan membahayakan kehamilan. Perbanyak latihan meditasi dan yoga sehingga pikiran Anda akan menjadi lebih rileks.

Diet Selama Hamil

Kadang ada sebagian wanita yang menjalankan diet selama kehamilan dengan tujuan supaya berat badan tidak mengalami peningkatan setelah melahirkan. Sebaiknya Anda waspada karena diet selama hamil beresiko terhadap kekurangan nutrisi pada janin.

Resiko yang ditimbulkan akibat diet pada waktu hamil yaitu kegagalan dalam pertumbuhan, resiko cacat janin dan kelahiran secara prematur. Jangan memutuskan untuk diet tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517