Beberapa Faktor Yang Dapat Menyebabkan Bayi Tidak Mendapatkan ASI Secara Maksimal

Pemberian ASI secara ekslusif sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi. Kandungan nutrisi yang terdapat didalam ASI tidak bisa di gantikan oleh susu formula. Pemberian ASI secara ekslusif harus dilakukan selama 6 bulan tanpa pemberian makanan yang lain. Sebab pada usia sebelum 6 bulan sistem pencernaan bayi belum sempurna sehingga hanya ASI yang bisa diberikan untuk mencukupi semua kebutuhan nutrisinya.

Beberapa Faktor Yang Dapat Menyebabkan Bayi Tidak Mendapatkan ASI Secara Maksimal

Bayi yang kekurangan asupan nutrisi akan mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Maka dari itu penting sekali bagi para orangtua untuk memperhatikan kecukupan gizi bagi bayi dalam masa pertumbuhannya. Berikan ASI dengan benar dan mencukupi supaya tidak terjadi kelainan pada pertumbuhan bayi. Kesalahan dalam pemberian ASI kerap kali terjadi sehingga bayi tidak mendapatkan asupan ASI secara maksimal. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kurangnya pasokan ASI yang di dapatkan oleh bayi:

Produksi ASI kurang. Kadang-kadang bayi tidak mendapatkan pasokan ASI yang mencukupi dikarenakan produksi ASI dari sang ibu yang sangat kurang. Supaya produksi ASI tetap lancar dan melimpah maka susuilah bayi sesering mungkin dan jangan membatasi pemberian ASI. Selain itu, perhatikan asupan makanan dan nutrisi Anda selama menyusui supaya ASI yang Anda hasilkan berkualitas dan melimpah.

Pengaruh gaya hidup. Gaya hidup sang ibu yang tidak sehat akan sangat berpengaruh sekali terhadap produksi ASI. Selain itu, pikiran yang stres juga akan menyebabkan produksi ASI menurun sehingga bayi tidak mendapatkan ASI secara optimal. Supaya produksi ASI lancar dan berkualitas, biasakanlah menerapkan gaya hidup sehat dan mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang.

Menjadwalkan pemberian ASI. Bayi yang baru lahir membutuhkan waktu penyusuan yang lebih sering dan jangan menunda-nunda untuk memberikan ASI. Kesalahan yang umum dilakukan oleh kebanyakn wanita adalah menjadwalkan pemberian ASI sehingga bayi hanya mendapatkan ASI sedikit saja dan tidak optimal. Sebaiknya susui bayi sesuai dengan keinginan bayi, jangan di tunda-tunda atau atur-atur jadwal menyusuinya.

Cara menyusu bayi yang salah. Ketika Anda menyusui maka perhatikanlah cara bayi mengisap puting supaya air susu yang di dapatkan bayi dapat mencukupi kebutuhannya. Apabila bayi salah dan tidak benar dalam menempelkan mulutnya ketika menyusu maka sebaiknya Anda menbenarkan dan mengarahkannya supaya ASI yang didapatkan bayi bisa optimal. Selain itu, cara menyusu yang salah pada bayi juga bisa mengakibatkan puting susu Anda luka dan pecah-pecah.

Kebiasaan menyusui hanya dengan satu payudara. Menyusui hanya dengan satu payudara dan tidak melakukan secara bergantian antara payudara kiri dan kanan akan menyebabkan produksi air susu tidak akan melimpah dan bayi tidak akan mendapatkan ASI yang mencukupi.

Itulah beberapa kebiasaaan yang harus diperhatikan dan dihindari oleh ibu yang sedang menyusui supaya bayi mendapatkan ASI dan asupan nutrisi yang mencukupi untuk kebutuhan pertumbuhannya. Berikan ASI untuk bayi secara ekslusif selama 6 bulan dan lakukan penyusuan dengan cara yang benar.

Related Posts

Share This