Batasi Konsumsi Makanan Manis Pada Anak Dengan Cara Yang Bijak

Makanan manis adalah salah satu jenis makanan yang paling disukai oleh anak-anak. Contoh makanan yang paling digemari oleh anak-anak pada umumnya yaitu permen dan coklat. Makanan jenis ini mengandung kadar gula dalam jumlah yang tinggi sehingga bisa menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan apabila dikonsumsi secara terus menerus. Dalam hal ini Anda sebagai orangtua harus bersikap lebih bijak untuk membatasi konsumsi makanan manis pada anak.

Membatasi Konsumsi Makanan Manis Pada Anak

Kandungan gula yang sangat tinggi pada makanan manis seperti permen dan coklat bisa berdampak buruk bagi kesehatan anak yaitu meningkatkan resiko kepadatan tulang yang rendah, menyebabkan diabetes dan obesitas. Selain itu, makanan manis bisa menghambat penyerapan nutrisi pada anak karena mengkonsumsi makanan manis akan menyebabkan nafsu makan berkurang. Masalah lain yang paling umum akibat dari kebiasaan mengkonsumsi makanan manis yaitu gigi berlubang.

Berikut Langkah-langkah Untuk Membatasi Konsumsi Makanan Manis Pada Anak

  • Batasi permen dan coklat

Jangan melarang atau mengancam si kecil untuk tidak mengkonsumsi makanan manis seperti permen atau coklat. Perlu Anda ketahui bahwa larangan tidak akan membuat si kecil berhenti mengkonsumsi makanan tersebut. Justru semakin dilarang si kecil akan semakin penasaran untuk mengkonsumsi makanan tersebut. Maka dari itu sebaiknya Anda membatasi si kecil dalam mengkonsumsi makanan manis bukan melarangnya. Berikan makanan tersebut dalam jumlah terbatas dengan rentang waktu yang terjadwal. Misalnya memberikan makanan tersebut tiga kali dalam seminggu dengan jumlah yang tidak terlalu banyak.

  • Makanan yang mengandung pemanis alami sebagai alternatif

Untuk mengurangi konsumsi makanan manis yang mengandung pemanis buatan, Anda bisa memberikan alternatif makanan manis untuk si kecil. Salah satu contohnya yaitu jus buah atau irisan buah yang dicampur dengan yoghurt. Dengan begitu perlahan-lahan si kecil mulai lupa untuk meminta permen atau coklat.

  • Pilihlah minuman sehat untuk si kecil

Batasi kebiasaan anak dalam mengkonsumsi minuman yang memiliki pemanis buatan. Pilihlah minuman sehat untuk anak dengan kadar gula yang tidak terlalu tinggi seperti susu atau jus buah. Anda bisa memberikan susu sapi atau susu kedelai untuk si kecil sebagai pengganti minuman manis yang mengandung gula tambahan.

  • Jangan menjadikan permen atau coklat sebagai penenang

Pada sebagian kasus, banyak orangtua yang memberikan permen atau coklat untuk menenangkan anak ketika rewel atau menangis. Tindakan tersebut bukanlah cara yang tepat karena bisa menjadi kebiasaan yang terus menerus berlanjut. Hindari kebiasaan tersebut sebagai salah satu cara dalam membatasi konsumsi makanan manis pada anak.

  • Lebih selektif dalam memilih makanan untuk si kecil

Kebanyakan makanan yang dibuat untuk anak-anak memiliki kandungan gula tambahan dengan kadar yang cukup tinggi. Oleh karena itu dalam memilih makanan atau cemilan untuk si kecil sebaiknya Anda lebih teliti dan lebih selektif. Meskipun kandungan gula tersebut tidak berbahaya, namun apabila dikonsumsi secara terus menerus maka bisa menimbulkan berbagaimacam penyakit pada anak di kemudian hari.

Nah, itulah langkah-langkah mudah dalam membatasi konsumsi makanan manis untuk si kecil. Lakukan pengalihan secara perlahan supaya si kecil tidak terus menerus mengkonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi yang bisa membahayakan kesehatannya dalam jangka panjang. Dalam hal ini Anda dituntut untuk bersabar karena tidak mudah untuk menjauhkan makanan manis dari jangkauan si kecil.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517