Bahaya Penggunaan Celana Dalam Perempuan Ketat yang Wajib Anda Ketahui

Celana dalam perempuan ketat. Celana dalam merupakan salah satu jenis pakaian yang memang tidak bisa terpisahkan dari manusia, baik wanita atau bahkan laki-laki. Nah, ketika Anda memilih celana dalam, Anda juga jangan sembarangan untuk memilihnya, karena Anda harus benar-benar memilih celana dalam yang nyaman ketika Anda gunakan serta aman untuk kesehatan.

Anda harus memilih celana dalam yang berbahan dasar yang nyaman, mengapa? Karena celana dalam dengan bahan yang baik mampu membuat Anda merasa lebih aman dan nyaman ketika di gunakan. Bukan hanya bahan, ternyata ukuran dari celana dalam yang Anda gunakan juga memberikan pengaruh yang cukup besar untuk kenyamanan Anda.

Berdasarkan hasil study yang telah di lakukan oleh para peneliti menemukan fakta, bahwa ternyata penggunaan celana dalam perempuan ketat bisa mengganggu kesehatan. Jika seperti itu, apa saja bahaya penggunaan celana dalam yang terlalu ketat? Simak ulasannya di bawah ini:

1. Menghambat Sirkulasi Darah

Penggunaan celana dalam yang terlalu ketat dalam jangka waktu yang cukup lama ternyata mampu menghambat sirkulasi darah Anda. Dan hal ini menyebabkan sejumlah saraf yang berada di sekitar aliran darah akan menjadi mati rasa. Bahkan parahnya lagi, sejumlah sel tubuh juga akan mengalami mati rasa jika aliran darah di dalam tubuh Anda tidak memperoleh oksigen yang cukup.

2. Infeksi Miss V

Penggunaan celana dalam yang terlalu ketat juga bisa membuat sirkulasi darah yang berada di sekitar kewanitaan akan terhambat. Dan sirkulasi darah yang terhambat ini juga bisa menyebabkan terjadinya iritasi serta peradangan di sekitar kewanitaan. Bukan hanya itu, dengan kondisi tersebut, area kewanitaan juga bisa mengalami kesemutan.

3. Perut Mulas

Menggunakan celana dalam yang terlalu ketat ternyata juga bisa menyebabkan rasa kram atau bahkan mules pada bagian perut. Hal ini akan terjadi ketika Anda menggunakan celana dalam yang terlalu ketat di bagian pinggang. Ketika itu, perut Anda akan merasakan mules atau bahkan kram, dan hal ini dikarenakan adanya refluks adam di dalam esofagus.

4. Miss V Lembab

Bukan hanya itu, ketika Anda menggunakan celana dalam dengan sangat ketat, maka bisa menyebabkan sirkulasi udara menjadi tidak lancar. Dan kondisi ini bisa menghasilkan keringat berlebihan di sekitar kewanitaan yang mana bisa menyebabkan organ kewanitaan menjadi lembab. Dan ketika area kewanitaan menjadi lembab, maka di pastikan sejumlah bakteri akan berkembang biak dengan baik di area yang lembab tersebut. Jika Anda membiarkannya dalam jangka waktu yang cukup lama, maka beresiko mengalami infeksi jamur.

5. Masalah Kulit

Bahkan, penggunaan celana dalam yang ketat juga bisa menyebabkan munculnya masalah kulit. Ketika itu, bagian kulit yang berada di sekitar kewanitaan Anda akan terlihat memarah juga memar. Mungkin masalah ini terlihat sepele, namun Anda tidak boleh membiarkannya terus-menerus dan harus segera mengatasinya.

Nah, itu dia beberapa masalah kesehatan yang akan Anda alami jika Anda menggunakan celana dalam yang terlalu ketat. Maka dari itu, sebaiknya anda menggunakan celana dalam yang sesuai dengan ukuran dan tidak terlalu ketat, serta dengan penggunaan bahan yang bisa membuat Anda merasa nyaman.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517