Apakah Skizofrenia Bisa Disembuhkan?

Skizofrenia adalah sejenis penyakit yang menyerang gangguan jiwa yang berat. Dan sekitar 10% orang yang menderita penyakit ini kerap kali diakhiri  dengan kasus bunuh diri orang yang menderitanya, bahkan banyak juga diantaranya para pasien yang mengalami gangguan jiwa yang memang di pasung guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Namun walaupun seperti itu, jika jenis penyakit ini dapat diatasi sejak dini, sebenarnya penyakit skizofrenia ini masih bisa di sembuhkan.

Penyebab utama dari penyakit skizofrenia sampai saat ini masih belum bisa di pastikan secara tepat. Akan tetapi para ahli menyebutkan, ada beberapa faktor yang memang bisa menyebabkan seseorang terkena skizofrenia, diantaranya seperti biokimia yang bersarang di dalam otak, faktor genetika, serta adanya gangguan organic yang diakibatkan oleh penggunaan sejumlah obat-obatan kimia juga terlarang, dan beberapa faktor ini di sebut bisa menjadi pemicu utama terjadinya skizofrenia.

Berdasarkan ungkapan dari AA Agung Kusumawardhani, seorang spesialis jiwa, seseorang yang menderita skizofrenia memang masih memiliki kesempatan untuk pulih, namun tidak bisa puling 100%. Hal ini dikarenakan adanya kemajuanv dalam jenis obat-obatan, bahkan kekambuhan masih bisa di cegah.

“Jika baru terdeteksi dan langsung mendapatkan penanganan atau penyakitnya baru episode satu, disarankan untuk mengonsumsi obat rutin dalam jangka waktu dua tahun hingga gejala tersebut hilang. Namun, jika sudah kambuh berkali-kali atau sudah episode dua, harus terapi obat-obatan dengan kurun waktu lima tahun walaupun gejala sudah mereda,” ungkapnya dalam sebuah acara media edukasi yang bertema “Dignity in Mental Health” di Jakarta, yang di kutip dari health.detik.com Rabu (30/9/2015).

Disamping itu, sejumlah orang yang menderita skizofrenia atau ODS yang memang pernah mengalami kekerasan, baik kekerasan tersebut dilakukannya sendiri pada diri sendiri atau bahkan orang lain, ia diharuskan untuk mengkonsumsi obat seumur hidupnya.

Dan dengan patuhnya pasien dalam mengkonsumsi obat yang diberikan serta adanya dukungan dari keluarga juga lingkungan sekitar, maka dari itu harapan setiap pasien yang menderita skizofrenia untuk menjalankan kehidupan yang normal masih ada sampai saat ini.

“ODS yang sudah pulih tetapi tidak meneruskan konsumsi obat-obatan dan terapi, kemungkinan akan kambuh kembali. Jadi, jalan terbaik untuk recovery ODS adalah dengan terus menjalani pengobatan dan juga terapi pendukung, seperti terapi wicara,” ungkap dr Eka Viora, Sp KJ, seorang Direktur Bina Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan RI, dalam sebuah acara yang masih sama.

Bukan hanya itu, Eka jyga terus mengingatkan, bahwa betapa pentingnya proses pemberian edukasi serta peningkatan setiap keterampilan dalam keluarga guna menangani penyakit ODS ketika kambuh. Dan pihak keluarga juga bisa ikut serta dengan komunitas yang memang sangat peduli terhadap penyakit skizofrenia, sehingga mereka bisa saling memberi cara juga saran dalam mendukung perawatan penderita ODS.

“ODS harus mendapatkan kasih sayang dan perhatian, bukan stigma dan diskriminasi dari masyarakat,” katanya.

Betapa pentingnya peranan keluarga juga orang sekitar dalam mendukung kesembuhan penderita skizofrenia. Maka dari itu, jika ada anggota keluarga yang memang menderita jenis penyakit ini, sebaiknya diatasi sesegera mungkin, karena harapan untuk sembuh masih mereka miliki.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517