Apakah Pemakaian Gurita Bayi Baru Lahir Itu Penting Dan Aman?

Hi para ibu baru, pastinya Anda masih dibuat bingung dengan cara merawat bayi, bukan? Terutama mengenai persoalan pemakaian gurita bayi serta cara untuk membedong si kecil. Nah, mungkin orang tua jaman dulu pernah memberikan saran agar bayi yang baru lahir dipakaikan gurita, dengan tujuan agar bagian perut si kecil terlihat ramping ketika besar kelak, serta tidak memiliki pusar yang bodong.

Pemakaian gurita pada bayi baru lahir memang bukanlah satu persoalan yang baru. Mengapa? Karena secara turun temurun, nenek moyang dari ibu kita pastinya sering memberikan saran mengenai hal yang sama untuk perawatan bayi yang stau ini. Bahkan, Anda atau ibu Anda juga menggunakan gurita ketika masih bayi. Namun, apakah penggunaan gurita pada bayi yang baru lahir tidak akan membahayakan kesehatannta?

Jika dalam dunia medis, penggunaan gurita bayi ini memang sangat tidak dianjurkan, karena bisa menghambat pernapasan si kecil. Dan jika alasan mengapa nenek atau kakek kita menganjurkan menggunakan gurita agar membuat perut si kecil ramping, itu artinya gurita ini juga bisa mengecilkan bagian perut para orang dewasa, bukan? Di smaping itu, sebenarnya kondisi tubuh si kecil masih belum sempurna 100%, dan ia masih memiliki bagian-bagian tubuh yang sangat rentan, terutama untuk menerima beberapa hal yang terlalu ketat.

Merawat bayi yang baru lahir memang bukanlah satu perkara yang mudah, bahkan bisa terbilang sulit, karena jelas bayi baru lahir masih sangat sensitive terhadap beberapa hal. Nah, berhubung dengan kondisi tubuh si kecil yang masih belum sempurna, justru penggunaan gurita ini mampu menghambat tumbuh kembang si kecil, bahkan bisa menghambat saluran pernapasannya. Bahkan, penggunaan gurita yang terlalu ketat juga akan mengganggu beberapa organ tubuh si kecil yang lainnya. Dan ketika itu, bayi Anda akan kesulitan untuk bernapas ketika mereka menggunakan gurita, karena sebagian besar bayi akan menggunakan pernapasan perut. Bukan hanya itu, penggunaan gurita juga bisa menghambat perkembangan organ paru-paru si kecil, dimana paru-paru merupakan salah satu hal yang sangatlah penting.

Satu hal yang harus Anda ingat, Anda harus lebih hati-hati lagi dalam mengurus bahkan merawat buah hati Anda, berikan perhatian yang ekstra, cermat dalam segala hal, dan tidak dianjurkan untuk cepat panic ketika ada suatu hal yang terjadi pada si kecil. Dan ingat, bagian dinding perut si kecil juga masih ada dalam keadaan yang sangat lentur dan belum kuat. Terkadang, bagian perut bayi akan terlihat kecil atau bahkan terlihat besar. Namun, seiring dengan pertumbuhan juga gerakan yang dilakukan si kecil, yang semakin hari semakin bertambah aktif, maka otot-otot si kecil juga akan semakin kencang. Dan jika buah hati Anda mulai belajar untuk merangkak serta berjalan secara alami, maka kondisi atau keadaan perut si kecil akan jauh lebih kencang seiring dengan gerakan juga aktivitasnya tersebut.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517