Apakah Diare Pada Anak Bahaya?

Salah satu bahaya diare pada anak yaitu bisa menyebabkan terjadinya dehidrasi atau dalam artian lain kurangnya cairan di dalam tubuh anak, padahal air merupakan salah satu kandungan terbesar yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita ataupun tubuh si kecil. Sebenarnya, ketika diare pada anak, bukan hanya cairan yang akan hilang dari dalam tubuh, namun kandungan mineral atau elektrolit yang juga memiliki peranan penting bagi tubuh juga akan ikut berkurang. Dengan berkurangnya zat mineral atau bahkan elektrolit tersebut bisa menyebabkan metabolism tubuh secara keseluruhan menjadi terganggu. Dan itu akan sangat berakibat pada pertumbuhan juga perkembangan si kecil menjadi semakin terhambat.

anak diare

Dan pada nyatanya diare pada bayi atau anak ini sangatlah berbahaya jika tidak segera di atasi, bahkan bisa menyebabkan kematian terhadap anak yang mengalaminya. Maka dari itu, ketika terjadinya diare pada anak, langkah awal yang bisa bunda lakukan yaitu memberikannya banyak air mineral untuk di minumkan kepada si kecil. Dan hal ini bisa membantu si kecil mengurangi bahaya diare lanjutan.

Penyebab diare pada si kecil bisa beraneka ragam, salah satunya yaitu asupan makanan yang tidaklah baik, sehingga menyebabkan diare pada anak. Bahaya diare yang terjadi pada si kecil ini sangatlah kompleks. Dan dehidrasi yang diakibatkan oleh diare yang terjadi pada si kecil akan mengakibatkan syok bahkan kejang-kejang jika tidak diatasi dengan segera, bahkan ada beberapa kasus yang membuat si kecil menjadi tidak sadarkan diri karena bahaya diare pada anak ini. Bukan hanya itu, bahaya lainnya yaitu si kecil bisa memuntahkan semua makanan yang ia konsumsi. Dan jika hal ini terjadi pada si kecil, maka si kecil tidak akan mendapatkan nutrisi apapun guna membantu tumbuh kembang si kecil. Dan jika gejala-gejala bahaya diare pada anak ini muncul, maka sebaiknya bunda segera membawa si kecil ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Diare pada anak juga akan menjadi berbahaya jika tinja atau kotoran yang dikeluarkan oleh si kecil telah bercampur dengan darah, dan hal ini merupakan salah satu pertanda bahwa si kecil telah terserang disentri. Walaupun darah yang keluar hanya berbentuk bercak, namun itu pertanda bahwa disentri telah menyerang si kecil dan harus di waspadai. Diare disentri ini terjadi karena adanya virus yang menyerang kekebalan tubuh si kecil. Dan penanganannya pun tidak hanya menggunakan oralit yang diberikan kepada si kecil, malinkan si kecil membutuhkan antibiotic guna mengatasi virus-virus tersebut.

Diare pada anak akan semakin berbahaya jika orang tua tidak segera membawa si kecil ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Oleh karena itu, agar diare pada si kecil tidak menjadi bahaya yang serius, sebaiknya orang tua segera membawa si kecil ke dokter guna mendapatkan penanganan yang serius, terutama ketika gejala-gejala tersebut mulai muncul.

Related Posts

Share This