Apakah Bayi Prematur Harus Selalu Dimasukkan Kedalam Inkubator?

Mungkin diantara kita apalagi para ibu hamil yang melahirkan bayi prematur akan bertanya-tanya, mengapa bayi yang lahir secara prematur harus di masukkan kedalam inkubator? Apakah ada pengaruhnya juga jika bayi yang lahir secara premature tida di masukkan kedalam inkubator? Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, maka pada kesempatan ini kami akan sedikit mengulas informasi mengenai bayi prematur yang harus di masukkan kedalam inkubator. Ini dia jawabannya.

Proses persalinan yang terjadi sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu di sebut dengan kelahiran prematur. Dengan begitu, bayi yang di lahirkan juga di sebut dengan bayi prematur atau kurang bulan. Dan ketika itu, perawatan bayi prematur harus benar-benar di perhatikan dengan lebih serius, berbeda dengan bayi yang lahir secara normal.

Walaupun sebenarnya beberapan sistem atau organ tubuh yang berada di dalam tubuhnya belum bisa berkembang dengan sempurna, namun banyak diantaranya bayi yang lahir premature tampil secara normal. Dan beberapa kemungkinan yang menyebabkan kelahiran premature yaitu kelahiran bayi kembar, preeklampsi, kelainan plasenta, juga terjadinya ketuban pecah sebelum waktunya.

Sebenarnya ada tiga masalah utama kenapa bayi lahir secara premature, yakni kemampuan bernapas yang masih belum sempurna, kemampuan isap untuk mendapatkan ASI yang belum optimal, serta belum mampu mengontrol suhu tubuhnya sendiri. Sehingga Anda diharuskan untuk merawat bayi prematur dengan cara yang sedikit berbeda dengan merawat bayi normal.

Karena alasan itu pula, kita banyak melihat kalau bayi yang lahir secara premature akan di masukkan ke dalam inkubator, diberikan O2 agar kebutuhan oksigen si kecil bisa terpenuhi, serta dijaminnya suhu lingkungan agar tetap hangat. Bukan hanya itu, bayi yang berada di dalam inkubator juga akan diberi makan melalui selang cairan yang kecil yang memang terpasang melalui hidung yang langsung menuju kedalam lambung si kecil.

Dikarenakan keadaan bayi premature yang masih sangat muda, masalah utama yang harus di cegah yaitu terjadinya infeksi. Oleh karena itu, inkubator harus selalu berada dalam keadaan steril serta semua tenaga kesehatan yang menyentuhnya dianjurkan untuk melakukan persiapan yang matang, seperti mencuci tangan dengan cara yang baik dan benar, serta menggunakan jubbah khusus yang memang di sediakan oleh pihak rumah sakit.

Jika keadaan si kecil sudah mulai stabil, maka bayi premature ini akan di izinkan untuk di rawat oleh ibunya dengan cara perawatan bayi yang lekat atau bahkan perawatan bayi prematur dengan menggunakan metode kanguru.

Dengan cara yang di gunakan ini, bayi yang memang masih membutuhkan sentuhan kasih sayang ini akan memperoleh kehangatan yang luar biasa dari tubuh ibu atau bahkan ayah, seperti ketika ia ada di dalam kandungan.

Nah, itulah beberapa alasan mengapa bayi prematur harus di masukkan atau harus di rawat di dalam inkubator. Karena cara perawatan bayi prematur ini telah diakui keberhasilannya, dan sangat menguntungkan karena kebutuhan fisik, psikis, dan ASI untuk bayi dapat terpenuhi secara optimal.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517