Apa yang Terjadi di Fase Pembukaan Pada Proses Persalinan?

Pada kenyataannya, tidak semua orang memahami apa yang menyebabkan proses persalinan terjadi, namun adanya perubahan dari kadar hormon bisa mempengaruhi terjadinya pelunakan juga adanya persiapan cervix atau leher rahim juga terjadinya kontraksi. Sebenarnya uterus seorang ibu hamil terbentuk dari sejumlah lapisan otot yang mana sebagian besar mengitari uterus atau rahim, dan sebagian besar lainnya akan naik juga turun ke dalam uterus tersebut. Dan kontraksi yang terjadi sejumlah otot tersebut akan menari cervix serta membantunya membuka juga mendorong bayi yang ada di dalam kandungan untuk terus bergerak turun.

Tekanan yang ditimbulkan oleh kepala bayi akan melawan cervix selama terjadinya kontraksi, juga bisa membantu menipiskan serta membuka melahirkan pada area cervix. Guna memberikan ibu hamil terhadap proses ini, maka bumil bisa mencoba untuk membayangkan ketika Anda tengah menggunakan kaos turtleneck. Leher dari kaos tersebut cukup tebal, namun lebih kecil jika di bandingkan dengan kaos itu sendiri, namun ketika Anda mencoba untuk memasukkan kepala Anda untuk melewati lubang leher tersebut, ujung leher yang ada pada kaos tersebut akan menjadi melebar, setelah itu akan terbuka karena adanya dorongan dari kepala Anda.

kontraksi melahirkan

Di awal proses ibu melahirkan, kontaksi yang bertahap akan terus di rasakan oleh ibu hamil yang akan melangsungkan proses persalinan, dan kontraksi tersebut akan semakin sering juga akan terasa semakin kuat.  Jika dokter atau bahkan bidan memeriksa area cervix Anda, mungkin Anda akan mengetahui bagaimana keadaan cervix Anda saat mengalami perubahan. Pembukaan serta proses pengelupasan yang lambat mungkin saja terjadi ketika proses ini, akan tetapi hal tersebut merupakan hal yang sangat normal terjadi. Namun banyak diantaranya para bumil yang memilih untuk menghabiskan waktu untuk menunggu proses persalinan di rumah, dikarenakan mereka merasa akan lebih leluasa untuk bergerak ataupun melakukan berbagai hal lainnya, dan dokter juga bidan menyetujui hal tersebut.

Selama proses persalinan, ibu hamil akan merasakan kontraksi yang semakin kuat juga semakin teratur. Biasanya kontraksi terjadi setiap tiga atau bahkan limat menit sekali. Dan Anda akan menyadari bahwa Anda harus berkonsentrasi dengan baik pada setiap kontraksi yang Anda rasakan. Keadaan cervix akan semakin berubah dengan waktu yang cepat, dan hal ini akan lebih memudahkan Anda guna memprediksi jangka waktu kapan fase atau masa ini akan berakhir.

Selama proses pembukaan atau bahkan selama proses menuju persalinan, Anda harus benar-benar memperhatikan waktu Anda sehari-hari. Jika seharusnya Anda tertidur, maka cobalah Anda untuk tertidur. Namun jika memungkinkan, cobalah Anda untuk ada dalam keadaan tidur selama proses kontraksi berlangsung. Anda tidak akan mengetahui waktu yang Anda leawati sebelum proses persalinan, oleh karena itu sebaiknya Anda memperbanyak waktu istirahat Anda.

Related Posts

Share This