Apa Itu Hipertensi Pulmonal?

Hipertensi pulmonal atau disebut juga dengan hipertensi paru, yaitu salah satu kondisi dimana terjadinya tekanan darah tinggi di bagian arteri paru-paru. Dan tekanan darah ini umumnya berbeda dengan tekanan darah tinggi biasa yang memang bisa di ukur menggunakan tensimeter serta banyak diderita oleh masyarakat umum.

Nah, untuk tekanan darah di bagian arteri pulmonal yang normal yaitu sekitar 8-20 mmHg, terhadap pasien PH tekanan paru >25 mmHg pada keadaan istirahat, dan meningkat menjadi >30 mmHg ketika tengah beraktifitas.

Terjaidnya tekanan darah tinggi ini akan terjadi karena adanya saluran atau arteri pulmonal yang membawa darah dari bagian jantung ke daerah paru-paru yang semakin menyempit atau bahkan menebal, sehingga keadaan jantung bagian kanan harus bekerja dengan ekstra keras guna memompa darah tersebut untuk bisa menuju kea rah paru-paru.

Hipertensi pulmonal ini merupakan salah satu jenis penyakit kronis yang memang membutuhkan perubahan atau bahkan penyesuaian gaya hdiup dari orang yang menderita penyakit ini, serta pengobatan yang harus segera di lakukan setelah terjadinya diagnosa. Mengapa? Karena jika tidak segera di atasi, bisa menyebabkan terjadinya gagal jantung bagian kanan.

Untuk gejalanya sendiri, umunya gejala yang muncul ketika seseorang menderita penyakit hipertensi pulmonal yaitu sebagia berikut:

  • Sesak nafas
  • Jantung kanan bengkak dan ini akan terlihat pada foto rontgen
  • Nyeri di bagian dada
  • Pusing
  • Sering pingsan
  • Mudah lelah
  • Bengkak air atau edema yang terletak pada bagian pergelangan atau bahkan bagian tungkai kaki, lengan juga perut
  • Batuk kering
  • Raynaud’s Phenomenon, yaitu kondisi dimana keadaan jari menjadi pucat atau membiru dan terkadang akan dirasa sakit, namun bisa juga dicetuskan karena adanya hawa dingin.

Itu dia beberapa gejala umum yang sering dikeluhkan oleh penderita hipertensi paru atau hipertensi pulmonal. Dan berikut beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya hipertensi paru, yaitu sebagai berikut:

1. Faktor keluarga

Jika ada dua atau bahkan lebih dari anggota keluarga yang memang didiagnosa mengalami jenis penyakit ini, maka kemungkinan besar masih ada anggota keluarga lain yang memiliki resiko terjerat penyakit ini.

2. Sleep apnea dan obesitas

Sebenarnya obesita bukanlah menjadi resiko terjadinya penyakit hipertensi paru, namun jika obesitas ini terjadi secara bersamaan dengan sleep apnea yaitu gangguan nafas ketika tidur, maka kondisi ini bisa terjadi.

3. Jenis Kelamin

Umumnya, kaum wanitalah yang memiliki resiko lebih besar mengalami jenis penyakit ini.

4. Kehamilan

Kehamilan juga bisa dikatakan sebagai faktor terjadinya penyakit hipertensi paru, dan hal ini diperkuat oleh opini para ahli. Dan kehamilan adalah hal yang sebaiknya di hindari oleh mereka yang menderita penyakit ini.

5. Tinggal di dataran tinggi

Bertempat tinggal di daerah yang tinggi selama bertahun-tahun juga bisa menjadi faktor pemicu munculnya penyakit ini.

Dan itu dia tadi beberapa hal terkait penyakit hipertensi pulmonal atau disebut juga dengan hipertensi paru yang sebaiknya bisa Anda hindari dengan cara menerapkan pola hidup dan pola makan yang sehat. Karena seperti yang telah kita ketahui, mencegah lebih baik daripada mengobati. Maka dari itu, Anda dianjurkan untuk mencegah terjadinya penyakit jenis ini pada diri Anda.

Related Posts

Share This