Anda Wajib Memahami Penyebab dan Tanda Janin Tidak Berkembang

Kesehatan dan perkembangan janin merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan pada waktu hamil. Janin yang sehat tentunya akan tumbuh dengan baik tanpa gangguan. Pemeriksaan kehamilan perlu dilakukan secara rutin untuk memantau perkembangan janin setiap periode pertumbuhannya. Pada dasarnya pemeriksaan kehamilan sangat berguna sebagai upaya untuk mencegah munculnya tanda janin tidak berkembang.

Janin yang tidak berkembang maka tidak akan mengalami pertumbuhan sesuai dengan usia kehamilan normalnya. Kondisi janin yang tidak berkembang pada dasarnya bisa di deteksi pada usia kehamilan awal sebelum menginjak tiga bulan. Deteksi tersebut bisa dilakukan dengan melakukan pemeriksaan USG.

Penyebab Janin Tidak Berkembang

1. Faktor Genetik

Genetik merupakan salah satu faktor yang sangat vital dalam mempengaruhin perkembangan janin. Hal ini berkaitan dengan faktor sel telur dan sperma yang tidak berkembang dengan baik. Bahkan hal ini bisa mengarah pada kehamilan kosong atau blighted ovum yang bisa terjadi secara berulang.

2. Infeksi TORCH

Adanya infeksi penyakit tertentu bisa menjadi penyebab perkembangan janin terganggu. Virus yang rentan menyebabkan infeksi tersebut yaitu herpes, rubella, taksoplasma, cytomegalovirus dan penyakit berat lainnya yang dikelompokan dengan istilah TORCH.

3. ACA atau Anticardiolipin (pembekuan)

Penyumbatan dan pembekuan pada pembuluh darah akan menyebabkan gangguan pertumbuhan janin sehingga bisa terhenti. Pada dasarnya pembekuan darah akan menyebabkan terhambatnya aliran nutrisi dan oksigen untuk janin. Kondisi seperti ini harus mendapatkan penanganan yang tepat untuk menjaga keselamatan ibu hamil dan janin.

Tanda Janin Tidak Berkembang

• Tidak Ada Gerakan Janin

Salah satu tanda janin tidak berkembang yaitu tidak ada gerakan. Kondisi tersebut bisa Anda deteksi dengan cara merasakan tekanan janin. Dalam hal ini bisa dilakukan pemeriksaan USG untuk memastika kondisi janin di dalam kandungan.

• Adanya Flek Darah

Keluarnya flek darah bisa menjadi indikasi perkembangan janin terhenti. Hal ini bisa memicu terjadinya resiko keguguran. Anda harus bisa membedakan antara flek darah normal dan flek darah yang menyebabkan keguguran. Lakukan pemeriksaan dokter untuk memastikan gejala yang Anda alami.

• HIlangnya Gejala Morning Sickness

Pada usia kehamilan tahap awal, secara umum ibu hamil akan mengalami gejala mual dan muntah yang disebut dengan gejala morning sickness. Jika gejala tersebut tiba-tiba hilang sebelum memasuki trimester kedua maka perlu diwaspadai karena bisa menjadi indikasi perkembangan janin terhenti. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk tes USG dalam memastikan kondisi janin.

Perkembangan janin yang terhenti tidak akan bisa diselamatkan sehingga memerlukan penanganan khusus dari tim medis. Tindakan yang biasanya dilakukan yaitu dengan cara kuret. Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan sebaiknya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu mengenai kondisi kesehatan rahim. Semoga bermanfaat!

Related Posts

Share This