Anak Sering Buang Air Kecil, Apakah Tanda Diabetes?

Menurut badan kesehatan dunia (WHO), diabetes merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian terbesar urutan ke lima. Tidak mengherankan jika penyakit ini dikategorikan sebagai silent killer karena terkadang gejalanya sulit untuk dideteksi sejak dini. Diabetes tidak mengenal usia, sehingga pada usia anak-anak juga perlu diwaspadai. Apakah anak sering buang air kecil merupakan gejala diabetes?

Diabetes atau kencing manis merupakan salah satu penyakit akibat kadar glukosa dalam darah terlalu tinggi karena tubuh tidak memiliki kemampuan untuk menghasilkan insulin dalam jumlah yang mencukupi. Seperti yang kita ketahui bahwa insulin merupakan salah satu jenis hormone yang bertugas dalam mengatur keseimbangan kadar gula dalam darah.

Penyakit diabetes pada anak terbagi kedalam dua kategori yaitu diabetes tipe 1 dan 2. Diabetes tipe 1 disebabkan akibat produksi insulin yang rusak sehingga mengganggu sistem imun tubuh dan penyebab utamanya yaitu genetic. Adapun diabetes tipe 2 disebabkan oleh faktor gaya hidup yang tidak sehat sehingga memicu kelebihan berat badan.

Jika anak usia 3-4 tahun sering ngompol dan bahkan frekuensinya lebih sering maka hal ini perlu diwaspadai karena kemungkinan gejala diabetes. Dalam hal lini sebaiknya Anda memeriksakan ke dokter sebelum pada akhirnya menyebabkan gejala yang lebih parah.

Gejala Lain Yang Menandakan Anak Terkena Diabetes

  • Sering Haus

Kelebihan gula darah akan berdampak terhadap hilangnya cairan tubuh. Nah, hal inilah yang perlu diwaspadai jika anak Anda sering kehausan. Bahkan kebiasaan buang air kecil menjadi lebih sering dan kadang ngompol waktu tidur.

  • Kelaparan

Diabetes berkaitan dengan masalah insulin. Adanya gangguan terhadap insuklin tersebut akan menyebabkan gula darah terhambat sehingga sel dan otot tubuh tidak akan mendapatkan energi. Kondisi inilah yang menyebabkan anak sering merasa kelaparan.

  • Perubahan Emosi

Gejala lain kemungkinan diabetes pada anak yaitu mengalami perubahan emosi menjadi tidak stabil dan labil. Anak-anak cenderung lebih mudah tersinggung dan marah sehingga kondisi ini akan emnjadis ebuah ketidaknyamanan ketika berinteraksi dengan teman-teman bermainnya.

  • Penurunan Berat Badan

Meskipun anak makan dalam porsi yang banyak namun jika terkena diabetes maka tidak berpengaruh terhadapa berat badan dan justru mengalami penurunan drastic. Kondisi ini terjadi akibat pasokan lemak serta jaringan otot akan mengalami penyusutan akibat tidak adanya pasokan energi serta gula.

  • Gangguan Kesehatan

Kehilangan banyak cairan dan prosuduksi gula darah tinggi maka akan menyebabkan kemampuan mata berkurang sehingga penglihatan tidak jelas. Bahkan anak perempuan yang terkena diabetes akan mengalami infeksi jamur pada bagian alat kelamin.

  • Kelelahan

Anak yang terkena diabetes cenderung mengalami kelelahan dan tidak bersemangat untuk beraktivitas. Hal ini karena tidak adanya pasokan energi tubuh akibat adanya gangguan pada hormone insulin dan menumpuknya kadar gula dalam darah.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517