Alasan Mengapa Anak Tidak Mau Makan

Anak tidak mau makan merupakan salah satu masalah yang kerap di alami oleh setiap anak. Dengan keadaan anak yang tidak mau makan, pastinya membuat para orang tua menjadi khawatir dan bingung menghadapi sikap si kecil yang enggan untuk makan ini. Bahkan ada kalanya orangtua yang kurang memahami apa yang diinginkan anak, sehingga pola pemberian makanan sehari-harinya akan menjadi sebuah rutinitas yang membosankan bagi si kecil.

Nah, sebagai orangtua, setidaknya Anda harus mengetahui dengan pasti ada di kelompok manakah usia anak Anda, karena pastinya kebutuhan serta selera anak-anak dalam makanan berbeda di setiap usianya. Dan ketika si kecil mulai menunjukkan rasa bosan terhadap makanan yang di konsumsinya, maka orangtua bisa mencari cara mengatasi anak susah makan nasi.

Biasanya tanda-tanda kalau si kecil susah untuk makan akan diketahui oleh ibu, karena ibu merupakan orang yang mengetahui kebiasaan makan anak setiap harinya. Anak akan mulai kehilangan selera makannya ketika usianya mengijak usia 1-3 tahun, ketika ia mulai mengenal rasa. Dan ketika anak 2 tahun susah makan, mereka akan menunjukkan pertanda yang berbeda-beda, hal ini terjadi sesuai dengan usia juga karakter yang mereka miliki.

Di bawah ini ada beberapa alasan mengapa anak susah untuk makan, dan Anda sebagai orangtua harus benar-benar memahami alasan ini, yaitu sebagai berikut:

  1. Mulai punya selera terhadap rasa

Anda harus tahu, kalau rasa ingin tahu si kecil di usianya yang sekarang sudah mulai besar. Si kecil sudah mulai memiliki tersendiri terhadap makanan yang di konsumsinya. Dan itulah alasan mengapa Anda tidak boleh menyamakan makanan untuk anak di usia ini dengan ketika ia masih bayi. Tidak ada salahnya jika Anda ingin memberikan rasa yang tertentuu untuk makanan yang akan di sajikan kepada si kecil, misalkan seperti menambahkan garam atau gula.

  1. Bosan tekstur yang halus dan campur aduk

Rasa bosan yang di alami si kecil juga bisa muncul dari tekstur makanan yang ia konsumsi. Tidak menutup kemungkinan kalau si kecil merasa bosan dan mual dengan makanan yang memiliki tekstur yang lunak dan campur aduk seperti makanan ketika ia bayi. Dengan begitu, Anda sebagai ibu harus lebih cerdik lagi dalam mengolah makanan untuk si kecil.Anda bisa memvariasikan makanan yang akan diberikan kepada si kecil, agar si kecil tetap suka untuk memakan makanan yang Anda sajikan.

  1. Mulai eksplorasi ke mana-mana

Ketika si kecil sudah pintar berjalan, maka anak akan jauh lebih mengutamakan kegiatan eksplorasinya daripada acara makan yang dianggap membosankan. Anda bisa melihat caranya bermain yang kerap disertai dengan berjalan, memanjat atau bahkan berlari seolah-olah tidak pernah mengenal rasa lelah. Maka dari itu, Anda harus benar-benar cerdik dalam memberikan si kecil makan. Anda juga bisa memberikan si kecil makan yang disertai dengan bermain, agar si kecil tidak merasa bosan dengan aktivitasnya.

  1. Sedang sakit

Salah satu alasan mengapa si kecil tidak mau mengkonsumsi makanan yang disediakan yaitu karena ia tengah sakit. Maka dari itu, bunda harus paham betul gejala ketika si kecil terserang penyakit. Ketika si kecil tidak mau makan karena alasan sakit, maka sebaiknya Anda membawa si kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Related Posts

Share This