9 Solusi Untuk Mencegah Iritasi Kulit Pada Bayi

Mengatasi iritasi pada kulit bayi bukanlah hal yang sulit apabila Anda melakukannya dengan cara yang benar. Iritasi pada kulit bayi dipicu oleh kondisi kulit yang lembab dan kotor. Iritasi pada kulit bayi lebih sering terjadi di area sekitar popok sehingga lebih sering disebut dengan istilah ruam popok. Kebanyakan iritasi pada bayi terjadi akibat dari manajemen kesehatan orangtuanya yang belum benar sehingga dampaknya terkena pada bayi.

Kebiasaan membiarkan popok dalam kondisi kotor adalah penyebab utama iritasi pada bayi. Maka dari itu, penting sekali untuk menjaga kebersihan kulit bayi dengan cara menjaga kebersihan pakaian dan popok bayi. Berikut ini ada beberapa poin sebagai solusi untuk mencegah iritasi pada kulit bayi. simak selengkapnya penjelasan berikut ini.

Mencegah Iritasi Kulit Pada Bayi

Berikut Solusi Untuk Mencegah Iritasi Pada Kulit Bayi

  1. Segera bersihkan popok bayi

Ketika bayi buang air maka segera bersihkan dan ganti dengan popok yang bersih dan kering. Popok yang basah dan kotor bisa memicu iritasi dan perkembangan bakteri pada kulit bayi. Mengganti popok dengan segera dan membersihkan kulit bayi akan meminimalisir terjadiya iritasi.

  1. Gunakana pakaian yang menyerap keringat

Pakaian yang terlalu tebal akan memicu keringat pada bayi sehingga menyebabkan kulit menjadi lembab. Gunakanlah pakaian yang berbahan dasar bisa menyerap keringat bayi sehingga kulitnya tetap kering dan terhindar dari iritasi.

  1. Hindari bahan sintetis dan wol

Anda sebaiknya menghindari pakaian bayi yang berbahan dasar wol atau sintetis. Kedua bahan tersebut sangat rentan memicu iritasi pada kulit bayi karena memancing tubuh untuk mengeluarkan keringat. Sebaiknya Anda memilih bahan pakaian dari katun. Selain pakaian, sprei untuk bayi juga sebaiknya berbahan dasar katun sehingga ketika tidur tidak akan kepanasan dan berkeringat.

  1. Jangan menggunakan sabun sembarangan

Pada waktu memandikan bayi tidak dianjurkan untuk menggunakan sabun untuk orang dewasa. kulit bayi masih sangat sensitif sehingga harus hati-hati ketika menggunakan sabun untuk bayi. Pergunakanlah sabun khusus bayi yang memiliki pH sesuai dengan kulit bayi.

  1. Cuci bersih pakaian baru

Pakaian yang baru dibeli sebaiknya dicuci terlebih dahulu supaya terbebas dari kuman dan bakteri yang bisa menyebakan infeksi pada kulit bayi. Selain itu, mencuci baju yang baru di beli berguna untuk meminimalisir bahan kimia yang mungkin menempel pada baju bayi.

  1. Keringkan kulit bayi setelah mandi

Iritasi dipicu oleh kulit yang lembab sehingga dianjurkan untuk mengeringkan kulit bayi dengan menggunakan handuk yang lembut setelah mandi. Jangan menggosok kulit bayi dengan handuk karena bisa menyebabkan kulit bayi terluka. Keringkan secara perlahan dengan cara yang lembut dan pelan-pelan.

  1. Mandikan bayi secara rutin dan teratur

Setelah seharian banyak bergerak, pastinya kulit bayi akan berkeringat dan lengket sehingga bisa memicu terjadinya iritasi. Mandikan bayi secara teratur dan rutin minimal dua kali sehari yaitu pada pagi hari dan sore hari. Hal ini untuk menjaga kelembaban kulit bayi dan mencegah pertumbuhan bakteri akibat keringat.

  1. Gunakan detergen yang aman dan hindari pewangi pakaian

Ketika mencuci pakaian bayi sebaiknya menggunakan deterjen yang lembut dan bebas pewarna. Bilas pakaian bayi dan pastikan terbebas serta tidak ada sisa deterjen yang tersisa dalam pakaian tersebut. Selain itu, hindari penggunaan pewangi pada pakaian bayi karena bahan kimia yang terkandung pada pewangi bisa memicu iritasi pada kulit bayi.

  1. Gunakan pakaian yang tidak terlalu ketat

Pakaian untuk anak atau bayi sebaiknya jangan terlalu ketat. Gunakan pakaian yang longgar supaya sirkulasi udara tetap masuk ke dalam kulit bayi. Pakaian yang ketat akan menyebabkan kulit bayi lebih mudah berkeringat dan memicu iritasi.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517