7 Langkah Mudah Untuk Meningkatkan Kuantitas ASI

Kendala yang paling umum dialami oleh sebagian wanita pada awal-awal proses menyusui adalah produksi ASI dalam jumlah sedikit atau bahkan air susu sama sekali tidak keluar. Kondisi seperti ini tentunya menjadi kekhawatiran karena bayi membutuhkan asupan makanan dan nutrisi untuk kelangsungan hidupnya. Permasalahan ASI yang sedikit atau tidak keluar pada awal-awal penyusuan adalah hal yang wajar, namun harus segera diatasi karena bayi membutuhkan asupan makanan.

Meningkatkan Kuantitas ASI

Banyak faktor yang bisa menyebabkan produksi ASI sedikit, baik itu faktor hormonal ataupun kekurangan asupan nutrisi pendukung selama masa kehamilan sehingga ASI sulit untuk diproduksi. Selain itu, produksi ASI bisa dipengaruhi oleh faktor psikis dari sang ibu seperti stres, depresi atau kecemasan yang berlebih.

Simak Beberapa Langkah Berikut Ini Untuk Meningkatkan Kuantitas ASI

  1. Tingkatkan frekuensi menyusui

Salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan menyusui bayi lebih sering. Lakukan penyusuan minimal satu atau dua kali setiap dua jam. Apabila bayi Anda adalah tipe bayi yang mengantuk, sebaiknya biarkan tertidur di pangkuan Anda setelah disusui. Kontak kulit yang lebih sering dengan bayi akan merangsang hormon yang menghasilkan air susu.

  1. Menyusui bayi lebih lama

Jangan pernah memberi batasan pada bayi untuk menyusu pada salah satu payudara Anda. Biarkan bayi untuk menghisap payudara yang satu sampai selesai sebelum beralih ke payudara yang satunya lagi. Apabila Anda memindahkan bayi ke payudara yang satu lagi sebelum menyelesaikannya maka bayi hanya memperoleh air susu saja tanpa adanya kandungan nutrisi atau kalori. Bayi akan terlihat kenyang namun kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi. Proses menyusui yang lebih lama akan menstimulus lebih banyak air susu yang keluar. Maka dari itu jangan membatasi bayi ketika menyusu.

  1. Usahakan untuk bersikap tenang

Biasakan untuk bersikap tenang dan hindari pikiran yang stres ketika Anda menyusui bayi. Pikiran yang stres dan tegang akan menghambat keluarnya air susu. Untuk membuat pikiran rileks, Anda bisa melakukan olahraga yoga atau latihan meditasi.

  1. Melakukan pemijatan sebelum menyusui

Untuk menstimulasi keluarnya air susu, Anda disarankan untuk melakukan pijatan halus pada payudara sebelum menyusui bayi. Pemijatan berguna untuk melancarkan sirkulasi darah di sekitar payudara sehingga hormon yang menghasilkan air susu akan berfungsi dengan baik. Selain itu, Anda juga bisa mengompres payudara secara rutin menggunakan air hangat.

  1. Teknik penyusuan bergantian

Teknik penyusuan secara bergantian diyakini dapat meningkatkan produksi air susu. Sebenarnya teknik seperti ini adalah teknik sederhana dan mudah untuk dilakukan. Biarkan bayi untuk menyusu pada payudara yang sebelah kanan beberapa menit kemudian baru pindahkan ke payudara yang sebelah kiri. Lakukan kegiatan ini secara berulang setiap kali menyusui bayi. Teknik penyusuan secara bergantian bermanfaat untuk menyeimbangkan dan melancarkan produksi ASI.

  1. Menggendong bayi pada waktu menyusui

Gendonglah bayi sesering mungkin ketika menyusui sehingga lebih banyak kontak fisik antara ibu dan bayi. Kontak fisik membantu menstimulus hormon yang menghasilkan air susu. Kedekatan Anda dengan bayi akan merangsang hormon keibuan sehingga produksi air susu lebih lancar.

  1. Mengkonsumsi makanan yang bergizi

Aspek lain yang mempengaruhi produksi ASI yaitu makanan yang bergizi. Selama menyusui sebaiknya Anda lebih teliti dan selektif dalam memilih makanan. Sebaiknya mengutamakan makanan yang mengandung banyak nutrisi sehingga mendukung produksi ASI yang melimpah. Selain itu, Anda juga harus menghindari makanan yang bisa mempengaruhi ASI seperti makanan pedas, minuman berkafein dan obat-obatan.

Related Posts

Share This