7 Kiat Untuk Menambah Keragaman Bahasa Pada Batita

Sebagian orangtua mungkin memiliki gaya pengasuhan yang mendorong perkembangan bahasa pada bayi dengan naluri alami sehingga tidak membutuhkan petunjuk secara manual. Rentang usia satu sampai dua tahun, anak-anak sudah mampu mengucapkan beberapa kosa kata yang membentuk kalimat sederhana. Namun, terkadang ada beberapa kendala yang dihadapi oleh anak dalam proses belajar tersebut seperti kosa kata yang terbalik ataupun kebingungan dalam menggabungkan kosa kata yang sudah dipelajarinya.

Menambah Keragaman Bahasa Pada Batita

Inilah Kiat-Kiat Untuk Menambah dan Memperkaya Keragaman Bahasa Pada Batita Anda

  1. Menggunakan buku bergambar

Salah satu cara untuk memperkaya keragaman bahasa pada batita yaitu dengan membacakan buku yang disertai gambar. Ajak batita untuk duduk bersama kemudian bacakan tulisan didalam buku tersebut sambil mengasosiasikan tulisan dengan gambar nyata. Misalnya ketika Anda menyebutkan “kucing” maka asosiasikan kata tersebut dengan menunjuk kucing yang sebenarnya. Cara seperti ini akan membantu perkembangan mental batita dalam hal memperkaya kemampuannya dalam berbahasa.

  1. Berbicara menggunakan kalimat Tanya

Ajukan pertanyaan dengan kalimat yang singkat dan jelas pada batita. Biasanya berbicara menggunakan kalimat tanya lebih disukai oleh anak-anak. Hal ini karena pertanyaan menandakan bahwa Anda menanggapi apa yang diucapkan oleh anak. Pertanyaan yang Anda ajukan pastinya akan mendapat respon dari anak meskipun terkadang jawabannya tidak sesuai. Meskipun begitu tidak menjadi masalah karena hal tersebut sebagai salah satu cara untuk menstimulus dan mengajarkan kosa kata baru pada batita.

  1. Permainan kata dengan nyanyian

Belajar dengan nyanyian akan membuat anak lebih tertarik. Anda bisa melakukan permainan kata yang diasosiasikan langsung pada benda nyata seperti memperkenalkan bagian tubuh. Contoh kata-kata yang bisa Anda ucapkan yaitu “ini hidung saya” sambil menunjuk hidung. Nah, dengan begitu anak akan lebih mudah untuk mengerti sehingga hal ini akan menambah keragaman kosa kata batita Anda.

  1. Panggil batita dengan namanya dan lakukan kontak mata

Kontak mata sangat disarankan ketika mengajak batita berbicara. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan fokus anak terhadap Anda sebagai pembicara. Kontak mata akan membuat batita merasa tenang ketika berbicara sehingga hal ini akan mempermudah si kecil dalam mempelajari bahasa yang Anda ucapkan. Selain itu, gunakan panggilan dengan menyebut namanya ketika Anda berdialog dengan si kecil. Cara ini untuk mengajarkan cara bersosialisasi pada anak sehingga akan terfokus pada Anda ketika memanggil namanya.

  1. Perbaiki ucapan anak dengan cara yang benar

Sebagian besar omongan bayi yang berusia dibawah dua tahun mungkin belum bisa ditangkap maksudnya. Dalam hal ini Anda harus berusaha untuk mengulangi kata-kata dan berikan anak motivasi untuk menirukannya. Ketika anak salah berucap sebaiknya Anda memperbaikinya dengan tenang dan jangan membuat anak merasa dipermalukan. Hal ini bisa berdampak buruk bagi perkembangan psikologis batita.

  1. Gunakan kata-kata dan gerakan isyarat

Asosiasikan kata-kata yang Anda ucapkan dengan gerakan nyata. Contohnya seperti ketika Anda mengucapkan kata “melompat” maka lakukan gerakan melompat. Gerakan tubuh Anda ketika berbicara dengan anak memiliki peranan penting untuk membuat anak lebih mengerti dengan apa yang Anda ucapkan.

  1. Bahasa sederhana

Kosa kata yang dimiliki oleh batita masih sangat terbatas. Maka dari itu ketika Anda mengajaknya berbicara sebaiknya gunakan kosa kata sederhana supaya lebih mudah dicerna oleh anak. Gunakan kalimat yang umum digunakan dalam keseharian Anda dan jangan mengucapkan kata-kata atau istilah yang terdengar asing di telinga anak. Hal ini akan menyulitkan anak dalam mengembangkan kemampuan berbahsanya.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517