6 Cara Aman Merawat Tali Pusar Bayi

Membersihkan juga merawat tali pusar bayi merupakan salah stau hal yang paling di takuti oleh sebagian besar ibu yang memang baru peryama kali memiliki momongan. Namun sebaiknya Anda tidak perlu takut, karena merawat tali pusar bayi tidak sesulit yang kita bayangkan bunda. Apalagi jika tali pusar bayi ada dalam keadaan kering juga bersih, itu akan sangat menguntungkan bagi Anda.

Umumnya, Anda harus bisa menjaga tali pusar si kecil agar tetap dalam keadaan kering, bahkan Anda tidak perlu untuk menutupnya dengan menggunakan kain kasa, dan membiarkannya untuk tetap terbuka. Dan satu hal yang tidak kalah pentingnya, yaitu Anda harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum Anda merawat tali pusar bayi.

Di bawah ini, ada beberapa cara merawat tali pusar bayi yang bisa Anda lakukan sendiri dengan mudah juga aman, yaitu sebagai berikut:

  1. Anda bisa menggunakan kain kasa yang steril guna membersihkan pendarahan yang terjadi pada bayi setelah atau bahkan sebelum tali pusar puput. Anda juga dianjurkan untuk rutin mengganti kain kasa yang menutupi tali pusar bayi setiap kali selesai mandi. Dan Anda harus segera menghubungi dokter jika pendarahan yang terjadi tidak segera berhenti.
  2. Dalam proses memandikan bayi yang baru lahir, maka sebaiknya Anda menggunakan washlap dengan menggunakan air yang hangat. Anda dianjurkan untuk tidak memandikan si kecil apalagi yang baru lahir dengan posisi berendam, apalagi ketika tali pusar si kecil masih belum terlepas.
  3. Ketika si kecil terpaksa harus menggunakan popok atau diapers karena akan berpergian, maka sebaiknya Anda memasangkan popok di bagian bawah perut si kecil. Hal ini bertujuan untuk menghindari agar tali pusar si kecil tidak terkena potoran atau bahkan pipis si kecil.
  4. Pergunakan si kecil pakaian yang longgar juga nyaman sampai keadaan tali pusar si kecil puput, pemakaian baju longgar ini bertujuan agar tidak mengganggu sirkulasi udara yang ada di sekitar tali pusar tetap terjaga.
  5. Anda tidak dianjurkan untuk memberikan sejumlah ramuan tradisional terhadap pangkal tali pusar si kecil yang baru saja lahir, walaupun tujuan Anda baik, agar tali pusar si kecil segera puput. Dan jelas hal tersebut merupakan hal yang salah, apalagi tanpa adanya izin dari dokter.
  6. Ketika tali pusar si kecil mulai puput atau terlepas, Anda harus membiarkan sekitar tali pusar tersebut sembuh dan mongering dengan sendirinya, bahkan Anda tidak dianjurkan untuk memberikan plester atau bahkan menutupi bagian tali pusar yang telah puput tersebut.

Nah, itulah beberapa cara aman dan tepat dalam merawat tali pusar bayi. Selamat menjalankan peran sebagai ibu baru. Semoga informasi yang kami berikan kali ini bermanfaat untuk Anda semua, dan bisa memudahkan Anda dalam proses merawat tali pusar bayi.

Related Posts

Share This