5 Kiat Ampuh Menghentikan Kebiasaan Menghisap Jempol Pada Anak

Kebiasaan menghisap jempol merupakan salah satu tindakan natural yang dilakukan oleh bayi yang berusia di bawah dua tahun. Hal ini dilakukan oleh bayi sebagai salah satu cara untuk mendapatkan rasa aman dan nyaman. Kegiatan mengemut jempol sangat menyenangkan bagi bayi. Selain itu, menghisap jari dilakukan oleh bayi sebagai salah satu cara untuk mengatasi rasa gatal ketika pertama kali tumbuh gigi.

Kebiasaan Menghisap Jempol Pada Anak

Sebagian dari Anda mungkin menganggap kebiasaan tersebut hanya bersifat main-main sehingga tidak akan menjadi sebuah kebiasaan yang berlanjut. Namun perlu Anda waspadai bahwa kegiatan tersebut bisa menjadi sebuah kebiasaan yang terus menerus. Kondisi seperti ini tentunya akan menjadi sebuah kekhawatiran bagi Anda. Apabila kebiasaan tersebut berlanjut sampai anak berusia 5 atau 6 tahun maka dikhawatirkan terjadinya penyebaran kuman ke mulut yang terbawa oleh tangan.

Berikut Kiat Untuk Menghentikan Kebiasaan Menghisap Jempol Pada Anak

  1. Hentikan kebiasaan tersebut sejak usia dini

Kebiasaan mengemut jempol mulai dilakukan oleh bayi setelah berusia 18 bulan. Supaya kebiasaan mengemut jempol tidak berlanjut, Anda harus menghentikan kebiasaan tersebut sejak dini. Cara sederhana yang bisa Anda lakukan yaitu dengan memberikan mainan yang aman sehingga bisa di emut oleh bayi sebagai pengganti jempol. Perhatikan sisi higienis dari mainan tersebut sehingga tidak akan membahayakan kesehatan bayi.

  1. Mengalihkan kebiasaan anak

Untuk menghentikan kebiasaan tersebut, Anda bisa mengalihkannya dengan memberikan mainan atau aktivitas yang lain. Salah satu contohnya dengan memberikan boneka atau mainan lain pada bayi yang bisa di genggam. Dengan begitu si kecil akan perlahan lupa untuk mengemut jempol karena perhatiannya teralihkan oleh aktivitas bermain.

  1. Jangan memarahi anak

Apabila Anda mendapati kebiasaan anak yang sering mengemut jempol, sebaiknya jangan langsung menegur atau memarahinya. Memarahi dan melepaskan jari secara paksa akan berdampak buruk terhadap psikologis anak. Maka dari itu, untuk menghentikan kebiasaan tersebut sebaiknya Anda melakukan pengalihan bukan paksaan.

  1. Hindari hal-hal yang membuat anak stres

Anak yang mengalami tekanan lingkungan atau stres lebih cenderung untuk mempunyai kebiasaan menghisap jempol. Oleh karena itu, Anda harus mencari penyebabnya dan hindari hal-hal yang bisa membuat si kecil stres.

  1. Berikan pengertian pada anak

Apabila anak Anda sudah tumbuh semakin besar dan masih mempunyai kebiasaan menghisap jempol maka sebaiknya berikan pengertian pada si kecil bahwa kebiasaan tersebut tidak pantas untuk dilakukan. Pada awal-awal mungkin Anda akan kesulitan dan menghadapi berbagai kendala. Oleh karena itu, diperlukan kesabaran Anda dalam menghadapi situasi seperti ini.

Kebiasaan menghisap jempol memang sebaiknya dihentikan sejak dini untuk mencegah berbagai macam keluhan pada anak di kemudian hari. Kebiasaan menghisap jempol sangat beresiko menyebabkan infeksi kuman atau bakteri yang terbawa melalui tangan. Nah, maka dari itu segeralah ubah kebiasaan tersebut sejak dini sebelum menjadi kebiasaan yang permanen.

Related Posts

Share This