5 Faktor Yang Menyebabkan Bayi Lahir Cacat

Kehamilan adalah saat yang paling membahagiakan bagi pasangan suami isteri terutama yang baru pertama kali mempunyai anak. Menjaga kesehatan selama masa kehamilan merupakan salah satu hal yang sangat penting. Hal ini karena kesehatan ibu hamil sangat berdampak bagi perkembangan janin di dalam kandungan.

Setiap pasangan suami isteri tentunya mengharapkan kelahiran bayi yang sehat tanpa ada kelainan apapun. Oleh karena itu, menjaga kesehatan selama masa kehamilan harus menjadi prioritas utama bagi ibu hamil. Menjaga kesehatan pada waktu hamil bisa dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan yang bergizi supaya kebutuhan nutrisi untuk ibu hamil dan janin tercukupi. Selain itu, ibu hamil juga harus menerapkan gaya hidup sehat dan rutin melakukan olahraga khusus ibi hamil.

Bayi Lahir Cacat

Ada Beberapa Faktor Penyebab Bayi Lahir Cacat Yang  Harus Diketahui Oleh Ibu Hamil

  • Kekurangan asam folat

Asam folat merupakan salah satu nutrisi yang berperan penting dalam perkembangan janin. Kekurangan asam folat akan menyebabkan bayi lahir cacat, kekurangan berat badan dan kelahiran prematur. Asam folat berguna untuk membantu menutup tabung saraf dan sumsum tulang belakang. Apabila kebutuhan asam folat tidak tercukupi maka akan mengakibatkan kelainan seperti spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (otak tidak terbentuk). Oleh karena itu, ibu hamil harus mencukupi kebutuhan asam folat selama masa kehamilan. Asam folat bisa diperoleh dari sumber makanan seperti kacang-kacangan, buah-buahan seperti alpukat dan sayuran seperti brokoli.

  • Pengaruh asap rokok

Faktor penyebab bayi lahir cacat yang selanjutnya yaitu pengaruh asap rokok. Ibu hamil yang mempunyai kebiasaan merokok atau terpapar asap rokok (perokok pasif) sangat beresiko melahirkan bayi yang cacat. Hal ini karena rokok mengandung zat berbahaya seperti nikotin dan tar yang dapat mengakibatkan perkembangan janin terhambat. Paparan asap rokok akan mengakibatkan janin terlahir dengan IQ yang rendah, berat badan tidak normal, perkembangan otak tidak sempurna, keterbelakangan mental, kerusakan organ dalam, bayi lahir premature dan bahkan bisa mengakibatkan kematian pada janin. Maka dari itu ibu hamil dilarang merokok ataupun terpapar asap rokok dari orang lain. Pada waktu hamil sebaiknya menghindari lingkungan perokok untuk mencegah bayi lahir cacat.

  • Minuman yang beralkohol dan kafein

Minuman beralkohol memang berbahaya bagi kesehatan, apalagi dikonsumsi oleh ibu hamil. Kebiasaan mengkonsumsi minuman yang beralkohol pada waktu hamil akan meningkatkan resiko bayi lahir cacat. Minuman yang mengandung alkohol akan menyebabkan kerusakan pada otak janin dan menghambat perkembangan janin. Selain itu, kebiasaan mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein juga bisa membahayakan kesehatan janin di dalam kandungan. Kafein bisa menyebabkan bayi lahir cacat, perkembangan otak bayi tidak sempurna sehingga bayi lahir dengan IQ rendah dan bayi hiperaktif.

  • Kebiasaan mengkonsumsi junkfood

Ibu hamil sebaiknya menghentikan kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji pada waktu hamil. Hal ini karena makanan cepat saji tidak baik untuk kesehatan janin di dalam kandungan. Makanan cepat saji memiliki kandungan lemak yang tinggi dan cara memasak serta tingkat higienitas dari makanan cepat saji tidak terjaga sehingga bisa membahayakan perkembangan dan kesehatan janin. Kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji akan mengakibatkan bayi terlahir cacat dan memiliki tingkat IQ yang sangat rendah.

  • Kekurangan asupan vitamin D

Vitamin D dibutuhkan selama masa kehamilan untuk membantu penyerapan kalsium ke dalam tulang sehingga menunjang pembentukan tulang pada bayi. Selain itu, vitamin D dibutuhkan untuk mencegah kelainan pada otak bayi dan mendukung kemampuan bergerak pada bayi.

Related Posts

Share This