5 Aspek Yang Harus Diperhatikan Dalam Memberikan Stimulasi Untuk Bayi

Stimulasi atau rangsangan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan bayi, baik itu dari segi fisik ataupun perkembangan psikologis bayi. Pada dasarnya setiap bayi memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda-beda. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan bayi seperti faktor genetik dan nutrisi. Disamping itu, stimulasi juga berperan penting dalam meningkatkan dan mendukung perkembangan otak bayi.

Stimulasi Untuk Bayi

Namun terkadang banyak orangtua yang tidak menyadari atau bahkan tidak mengetahui manfaat dari stimulasi untuk perkembangan bayi. Pada dasarnya stimulasi merupakan cara sederhana yang memberikan dampak luar biasa bagi tumbuh kembang bayi. Untuk mengoptimalkan perkembangan bayi, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika memberikan rangsangan pada bayi. Simak ulasannya berikut ini.

Menjaga perhatian bayi

Ketika memberikan stimulasi untuk bayi, penting sekali bagi Anda untuk menjaga perhatian atau konsentrasi bayi. Hal ini bertujuan agar bayi bisa merekam apa yang Anda berikan sehingga bisa kembali mengingatnya di kemudian hari. Hal ini sangat erat kaitannya dengan kemampuan memori bayi. Satu hal yang perlu Anda perhatikan yaitu jangan memaksakan bayi karena hal tersebut beresiko menyebabkan stress pada bayi.

Lingkungan sekitar berpengaruh terhadap perkembangan bayi

Hal selanjutnya yang perlu Anda perhatikan dalam memberikan stimulasi untuk bayi yaitu lingkungan terdekat bayi. Hal ini karena lingkungan menjadi salah satu faktor penting yang akan berpengaruh terhadap perkembangan bayi. Anda dan keluarga sebaiknya tidak berperilaku yang dapat membuat bayi stress karena dalam hal ini bayi mampu merekam semua yang dilihat dan didengarnya. Nah, maka dari itu berikanlah stimulasi yang bersifat positif.

Lakukan pengulangan

Balita dalam usia dibawah dua tahun biasanya memerlukan pengulangan ketika mempelajari hal baru. Dalam hal ini kesabaran Anda sangat diperlukan untuk memberikan rangsangan secara perlahan. Akan tetapi perlu diingat bahwa pengulangan tidak boleh menjadi kebiasaan karena hal tersebut akan berpengaruh buruk bagi perkembangan bayi.

Interaksi

Interaksi merupakan salah satu faktor penting dalam memberikan stimulasi untuk perkembangan bayi. Pada sebagian kasus banyak orangtua yang memberikan mainan sebagai alat untuk menstimulasi perkembangan bayi tanpa terlibat di dalamnya. Hal ini tentunya tidak akan memberikan pengaruh yang berarti terhadap tumbuh kembangnya. Mainan hanya benda mati yang tidak sepenuhnya membantu bayi untuk berkembang. Peran serta orangtua untuk berinteraksi dengan bayi adalah hal yang sangat penting untuk merangsang bayi supaya tumbuh dengan baik. Lakukanlah interaksi dengan baik dan ajaklah bayi Anda untuk berbicara dengan Anda.

Meningkatkan rasa ingin tahu bayi

Bayi yang sudah berusia 10 bulan ataupun satu tahun biasanya memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi. Untuk mengoptimalkan perkembangannya, Anda bisa mengeksplorasi setiap hal yang membuatnya tertarik. Anda harus menjaga komunikasi dan interaksi dengan bayi. Selain itu, Anda juga bisa mengajak bayi bermain untuk memaksimalkan dan memenuhi rasa ingin tahu bayi akan hal baru. Pada zaman sekarang banyak mainan yang dirancang untuk membantu Anda dalam memberikan stimulasi untuk bayi.

Rangsangan atau stimulasi yang tepat akan membantu mengoptimalkan kemampuan motorik dan psikomotor bayi. Hal ini tentunya akan berdampak positif bagi kecerdasan otak dan pola perilaku anak diĀ  kemudian hari setelah dia tumbuh dewasa. Kecerdasan otak anak tentunya tidak bisa begitu saja diperoleh ketika dia sudah tumbuh dewasa, Akan tetapi hal tersebut dipengaruhi oleh pola asuh pada waktu kecil.

Related Posts

Share This