3 Cara Melatih Mental Si Kecil Agar Menjadi Anak Pemberani

Cara melatih mental. Penting untuk Anda ketahui, bahwa ada perbedaan antara sifat pemalu juga penakut yang dimiliki oleh anak-anak Anda. Dan terkadang, kedua hal tersebut hampir sama dan sulit untuk kita bedakan, namun sebenarnya jelas, kedua hal tersebut berbeda.

Umumnya, anak yang memiliki sifat pemalu mereka akan merasa tidak nyaman ketika mereka tengah berada di lingkungan yang baru, namun ketika mereka mulai saling mengenal dan mulai akrab, maka ia tidak akan lagi canggung dengan kondisi tersebut.

Sedangkan untuk anak yang memiliki sikap penakut, pada umumnya mereka tidak ingin tampil atau bahkan tidak ingin beraktivitas lebih banyak, hal ini dikarenakan mereka merasa kalau dirinya kurang memiliki bakat, kurang percaya diri dengan apa yang mereka lakukan, bahkan mereka cenderung merasa kurang cerdas.

Sifat penakut inilah yang sebaiknya Anda atasi pada si kecil. Karena jika sikap ini Anda biarkan, maka bisa menjadi kendala yang besar kelak di masa depannya. Kemungkinan besar mereka tidak akan pernah berani untuk mengeksplor talenta atau kemampuan yang mereka miliki guna mendapatkan beberapa hal lainnya yang memang baik untuk kehidupan mereka sendiri.

Nah, ketika hal tersebut terjadi, maka Anda harus bisa menanamkan sikap berani untuk mengatasi rasa takut pada anak. Namun, sikap berani disini tidak ada kaitannya dengan anak-anak yang hebat dalam hal perkelahian fisik atau hal-hal negative lainnya. Karena sikap berani disini merupakan sikap yang positif.

Dan berikut ini ada beberapa hal yang memang bisa Anda lakukan guna menumbuhkan sikap dan sifat berani si kecil, yaitu sebagai berikut:

1. Berikan contoh

Apapun yang dilakukan kita sebagia orangtua, pastinya akan dicontoh oleh si buah hati. Maka dari itu, Anda harus memastikan kalau Anda melakukan hal-hal yang positif untuk ditirukan oleh si kecil.

Jika Anda memiliki ketakutan untuk naik rollercoaster, maka sebisa mungkin Anda harus mencari cara agar Anda bisa melawan rasa takut tersebut. Kemudian, ajaklah si kecil untuk bermain ke taman, dan tunjukkanlah pada dirinya bahwa Anda sudah berani untuk berputar-putar di wahana yang penuh dengan tantangan tersebut.

2. Tularkan keberanian lewat budaya keluarga

Memang merupakan hal yang tidak mudah untuk menumbuhkan sifat berani pada si kecil, terutama ketika tidak ada alasan untuk melakukan hal tersebut.

Namun Anda bisa mengatasinya dengan cara yang lain, Anda bisa menceritakan kepada buah hati Anda terkait beberapa hal mengenai perjuangan Anda dalam mengejar cita-cita. Atau bahkan, Anda juga bisa menceritakan hal lainnya, seperti menceritakan kisah inspiratif seseorang yang memang memiliki daya juang juga keberanian yang sangat luar biasa.

Hal ini penting untuk Anda lakukan, agar si kecil merasa terinspirasi serta memiliki semangat yang baru untuk menjadi orang yang jauh lebih berani dari sebelumnya.

3. Tantangan dan pujian

Umumnya, insting utama yang dimiliki oleh orangtua yaitu untuk melindungi buah hati mereka. Akan tetapi, guna mengajarkan sikap dan sifat berani, maka Anda harus mencoba untuk mengurangi sedikit keinginan untuk selalu melindunginya dimanapun dan kapanpun.

Anda bisa memberikan si kecil sedikit tantangan, seperti pergi ke warung yang berada di sekitaran rumah tanpa Anda temani. Namun tetap, Anda harus mewaspadainya dari kejuahan guna memastikan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada buah hati Anda, setelah ia kembali, Anda dianjurkan untuk memberikannya pujian.

Related Posts

Share This