3 Cara Cerdas Menyuapi Makanan Bayi

Hai bunda! Apakah bunda pernah merasa cemas, ketika si kecil enggan menyantap makanan bayi yang bunda siapkan? Padahal sudah saatnya si kecil mengkonsumsi makanan padat selain ASI. Nah, disinilah saatnya yang tepat belajar bagaimana cara dalam menyuapi si kecil makanan yang ada agar di konsumsi dengan baik.

Yang jadipertanyaan, bagaimana sih menyuapi si kecil dengan makanan untuk bayi? Karena umumnya, banyak diantaranya anak-anak yang gampang merasa bosan dengan makanan yang diberikan kepada mereka. Dan ketika itu, mereka akan enggan mengkonsumsi makanan yang di sediakan.

Nah, di bawah ini ada beberapa cara cerdas dalam menyuapi si kecil makanan pendamping ASI yang baik untuk di lakukan, yaitu sebagai berikut:

1.Tahu Tanda Kalau Mereka Sudah Kekenyangan

Bunda, penting untuk bunda ketahui. Ternyata umumnya bayi akan menunjukkan beberapa tanda ketika mereka sudah merasakan kenyang ketika kita menyuapinya. Bahkan John Worobey mengungkapkan, tanda-tanda yang umum di tunjukkan oleh si kecil seperti menutup matanya, atau bahkan menolak putting yang Anda masukkan ke dalam mulutnya.

Maka dari itu, ketika si kecil mulai menunjukkan tanda-tanda tersebut, maka sebaiknya Anda jangan memaksanya untuk minum susu dari botol, atau bahkan memberikan makanan padat yang lainnya. Karena salah-salah, nantinya si kecil bisa saja muntah dikarenakan keadaan perutnya yang sudah penuh.

  1. Hindari Menggunakan Makanan untuk Menenangkan si Baby

Memang benar, kita sebagai orangtua harus eallu menjaga agar si kecil tidak selalu kelaparan dengan memberikan asupan ASI serta makanan pendamping ASI lainnya yang mudah di cerna.

Akan tetapi, ketika masa transisi, dimana si kecil hanya mendapatkan asupan ASI dan mulai mendapatkan makanan pendamping ASI atau MPASI, kita tidak harus menggunakan makanan hanya untuk membuat si kecil menjadi tenang.

Ketika si kecil rewel, pastinya banyak hal yang bisa Anda lakukan, misalkan memberikannya pacifier atau bahkan dengan cara mengayun-ayun si kecil. Apapun caranya, asalkan si kecil bisa merasa tenang, maka lakukanlah, namun tidak dengan memberi makanan yang berlebihan.

  1. Berikan Makanan Padat Secukupnya

Bunda, di tahun pertama si kecil, sumber utama kalori juga nutrisi yang diperolehnya yaitu hanya dari ASI atau bahkan dari susu formula. Dan si kecil akan mulai makan ketika usianya genap 6 bulan.

Akan tetapi, pada masa ini, makanan padat hanya akan menjadi sarananya untuk si kecil berlatih mengunyah makanan. Maka dari itu, si kecil belum membutuhkan makanan padat dalam jumlah yang banyak, karena hanya ASI atau sufor yang ia butuhkan.

Penting juga untuk bunda ketahui, bahwa berat badan si kecil akan meningkat 2 kali lebih cepat di usia 4 bulan, dan akan kembali meningkat 3 kali di usianya yang 1 tahun. Nah, jika si kecil berat badannya kurang atau bahkan lebih dari yang seharusnya, maka Anda bisa mengkonsultasikan hal tersebut dengan dokter.

Related Posts

Share This